Platform e-commerce Shopee resmi memberlakukan regulasi baru terkait sistem periklanan GMV Max yang mulai berjalan pada Kamis (7/5/2026). Kebijakan anyar ini membawa perubahan signifikan bagi mekanisme operasional para pedagang serta pelaku UMKM di platform tersebut.
Pembaruan ini menitikberatkan pada metode pengukuran atribusi iklan yang kini terbagi menjadi dua kategori utama. Penyesuaian tersebut dirancang untuk melacak efektivitas promosi yang dilakukan oleh para mitra penjual secara lebih mendetail, seperti dikutip dari Teknologi.
Jenis pertama yang diterapkan adalah atribusi klik tujuh hari, di mana transaksi akan tercatat sebagai hasil iklan jika pembeli melakukan checkout dalam sepekan setelah mengeklik promosi. Hal ini memberikan rentang waktu yang lebih panjang bagi sistem untuk mengakui peran iklan dalam sebuah transaksi.
Melalui skema ini, pembelian yang tidak dilakukan secara instan tetap akan dihitung sebagai konversi iklan milik penjual. Asalkan pembeli sebelumnya pernah mengeklik iklan tersebut dan menyelesaikan pembayaran dalam batas waktu tujuh hari yang telah ditentukan.
Atribusi Tampilan Satu Hari
Selain klik, Shopee juga memperkenalkan metode kedua berupa atribusi tampilan satu hari. Skema ini berlaku apabila calon pembeli hanya melihat iklan tanpa mengekliknya, namun kemudian melakukan pembelian melalui jalur lain di aplikasi Shopee dalam kurun waktu 24 jam.
Artinya, sistem tetap menganggap transaksi tersebut dipicu oleh paparan iklan sebelumnya meskipun pembeli kembali melalui fitur pencarian atau kategori lain. Hal ini memperluas jangkauan pelacakan konversi yang sebelumnya mungkin tidak terdeteksi oleh sistem lama.
Reaksi Penjual dan Pelaku UMKM
Penerapan kebijakan otomatis ini memicu beragam tanggapan dari komunitas penjual. Sebagian pihak merasa keberatan karena menganggap beban operasional berjualan di platform semakin meningkat seiring dengan ketatnya aturan periklanan yang ada.
Melly, salah satu penjual dengan akun Instagram @mellycandrawan, mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak memiliki opsi untuk menolak ketentuan baru tersebut.
"Ini enggak ada tombol no, jadi aku harus setuju kan maksudnya. Belum lagi campaign harga terbaik enggak ada tombol x di sini, jadi aku nggak bisa nolak," ujar Melly.
Kritik serupa muncul dari pengguna akun TikTok @chenideal yang merasa posisi tawar penjual cenderung lemah dalam menghadapi perubahan kebijakan platform.
"Emangnya kalau kita ngoceh terus ada perubahan dari Shopee? Enggak kan? Selalu sepihak," ujar akun tersebut.
Meski menuai kritik, akun tersebut juga memberikan pandangan lain mengenai potensi dampak positif dari fitur ini. Ia menilai sistem GMV Max secara fungsional masih memiliki keunggulan dibandingkan mekanisme periklanan yang diterapkan sebelumnya.
Penjual diharapkan dapat memperdalam pemahaman mengenai cara kerja fitur dan menyusun strategi penggunaan iklan yang lebih matang. Langkah ini dinilai krusial agar para pedagang tetap bisa meraih hasil serta keuntungan yang optimal di tengah perubahan ekosistem digital Shopee.