Selebgram Shindy Samuel mencatatkan perubahan fisik drastis setelah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 104 kilogram, dari semula 171 kilogram menjadi 67 kilogram. Pencapaian ini diraih melalui serangkaian prosedur medis untuk mengatasi kondisi obesitas morbid yang sempat menghambat aktivitas hariannya, Kamis (23/4/2026).
Metode utama yang dipilih untuk menangani kelebihan berat badan ekstrem tersebut adalah operasi bariatrik atau bedah pengecilan lambung pada saluran pencernaan. Pengusaha ini mengaku kesulitan mengatur jadwal aktivitas fisik di tengah kesibukan pekerjaannya yang padat sebelum menjalani tindakan medis tersebut.
"Ada orang yang seperti saya yang banyak kerja gitu ya. Makanya saya tidak bisa untuk konsisten atau menyempatkan waktu untuk olahraga," ucap Shindy Samuel dilansir dari Detik Health.
Penjelasan mengenai keputusan menempuh jalur pembedahan tersebut ditegaskan kembali sebagai langkah solusi atas hambatan konsistensi yang dialaminya.
"Makanya saya (memilih) operasi bariatrik," tambahnya.
Setelah tindakan bariatrik, Shindy Samuel menekankan pentingnya aspek psikologis dan penghormatan terhadap diri sendiri sebagai kunci utama dalam menjaga konsistensi pola hidup sehat yang baru dijalankannya.
"Kalau kita menghormati diri sendiri, pasti kita akan (rutin) melakukan olahraga," kata Shindy Samuel.
Melalui pengalamannya, ia turut memberikan dukungan moral kepada para pejuang obesitas morbid lainnya agar tetap semangat dalam menjalani proses transformasi menuju kehidupan yang lebih berkualitas.
"Buat para obesitas morbid hidup sehat, hidup bahagia, hormati diri kalian, agar kalian menjadi berkah untuk orang lain," tuturnya.
Selain bariatrik, faktor yang menyebabkan berat badannya menyentuh angka 67 kilogram adalah prosedur pemotongan gelambir kulit sisa penurunan berat badan. Shindy Samuel mengonfirmasi bahwa dirinya masih berada dalam masa pemulihan dan berencana melakukan tindakan serupa di masa mendatang.
"Ini masih bengkak, ini masih di perban, (sekarang) di 67 kg, nanti juga ada lagi (potong gelambir)," beber Shindy Samuel.
Pascaoperasi, terjadi perubahan signifikan pada pola konsumsi dengan porsi makan yang jauh lebih kecil dan selektif. Kini ia menghindari makanan tidak sehat serta membatasi asupan yang mengandung minyak dan santan demi menjaga stabilitas kondisi kesehatannya.