Seni Menemukan Ketenangan Lewat Self-Care Sederhana

Seni Menemukan Ketenangan Lewat Self-Care Sederhana
Foto: Ilustrasi Seni Menemukan Ketenangan Lewat Self-Care Sederhana.

Bergulat dengan kemacetan, cuaca panas, dan aktivitas yang padat seringkali membuat tubuh jadi gampang capek dan lelah. Baik tubuh maupun pikiranmu butuh jeda meski cuma sebentar untuk kembali terasa segar. Ada banyak cara sederhana untuk recharge energi sekaligus self-care yang bisa bikin mata melek lagi.

Perjalanan tiga hari dua malam di Klaten, Solo dan Boyolali bersama AQUA, membawa POPBELA menemukan waktu untuk zen sebentar dari sibuknya kehidupan kota dan kembali segar dengan melakukan hal-hal sederhana. Yuk, ikuti perjalanannya sambil kulik cara sederhana untuk self-care di tengah rutinitas yang padat.

Menyelami Makna Refleksi Diri

Saat lagi hectic, pikiran jadi penuh dan bikin kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Baik tubuh, mental maupun emosi jadi nggak bersemangat bahkan sulit menikmati hal-hal kecil. Nah, ini waktunya untuk ambil jeda sebentar menyegarkan pikiran. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah refleksi.

Kegiatan ini mungkin sering disepelekan, tapi sebenarnya bisa jadi cara sederhana untuk mengembalikan napas di tengah sibuknya hidup. Saat berkunjung ke kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pusur, New Rivermoon, Klaten, Jawa Tengah, dan berdiskusi dengan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X (Kanjeng Gusti Bhre), ia berbagi bahwa dengan refleksi, kamu bisa merasa adem baik di hati maupun pikiran.

"Adem itu dimulai dari dalam, melalui refleksi untuk melihat kekurangan dan kelebihan diri kita. Dari sanalah muncul keselarasan antara hati dan pikiran, sebuah bentuk mindfulness agar kita lebih jernih dalam mengambil langkah dan keputusan" ujar Kanjeng Gusti Bhre, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X.

Jeda kecil bisa jadi momen untuk menenangkan isi kepala, supaya hati dan pikiran bisa kembali selaras. Dan mungkin, dari situ juga bisa muncul kesadaran untuk menjaga diri sendiri bahkan lebih peduli dengan lingkungan di sekitar. Refleksi diri nggak harus rumit. Bisa dimulai dari duduk tenang, journaling sebelum tidur, atau sekadar bertanya ke diri sendiri, seperti ÔÇ£Aku sebenarnya lagi capek karena apa?ÔÇØ, ÔÇ£Hal apa yang aku syukuri selama beberapa hari ini?ÔÇØ, atau ÔÇ£Apa yang aku butuhkan sekarang?ÔÇØ

Relaksasi dan Pentingnya Hidrasi

Setelah mulai terhubung kembali dengan diri, kamu bisa melanjutkannya dengan merelaksasi tubuh. Stress bukan hanya berpengaruh pada emosi, tapi juga tubuh yang menegang. Ikut sesi relaksasi bisa membuat otot-otot tegang tadi kembali beristirahat. Dalam sesi wellness bersama Tsamara Fahrana, seorang Wellness Instructor, Mindfulness Expert, dan Human Design Coach, POPBELA kembali menemukan makna tenang dengan latihan pernapasan dan gerakan ringan.

Latihan pernapasan (breathwork) dengan menghirup udara pagi yang segar sambil mendengar setiap suara yang ada membuat diri jadi lebih mindful dengan apa yang ada di sekitar. Breathwork juga bermanfaat untuk mereduksi hormon stres (kortisol) dan mengembalikan sistem saraf ke kondisi tenang. Melakukan gerakan yoga yang sederhana, seperti tiduran atau Savasana, ChildÔÇÖs Pose, Apanasana, hingga Supine Spinal Twist, bisa melepaskan ketegangan dan menciptakan aliran energi yang lebih seimbang.

Cara sederhana lainnya yang nggak kalah penting adalah dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Minum air putih atau air mineral yang cukup setiap hari bisa menyehatkan tubuh dan menyegarkan pikiran. Hidrasi bukan sekadar menghilangkan haus, tapi juga bahan bakar utama tubuh yang bikin nggak mudah cemas atau cranky saat menghadapi tekanan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kualitas air yang kamu minum.

Menjaga Alam dan Detox Digital

Pastikan sumbernya berasal dari lingkungan yang terjaga dan perhatikan kemasan, warna, hingga baunya sebelum kamu konsumsi. Dalam trip ini, POPBELA berkesempatan untuk mengunjungi sumber air AQUA yang menyembur langsung dari dalam tanah dan terasa sejuk. Ternyata, air yang adem dan sejuk itu berasal dari lingkungan yang terjaga dan telah disaring langsung oleh alam.

Sesudah mencari kesegaran dari dalam, waktunya untuk healing dan berinteraksi dengan lingkungan. Mendengar gemericik air di aliran sungai, menginjak dinginnya rerumputan, berteduh di bawah pohon rindang, melihat langit biru, merasakan sinar matahari, dan mendengar kicauan burung jadi momen self-care yang sederhana, tapi bikin adem.

Lingkungan yang indah ini nggak akan menjadi bermakna kalau nggak dijaga dengan baik. Oleh karena itu, sambil healing kamu juga bisa menjaganya dengan tidak mencemari serta ikut mendukung produk-produk lokal yang dalam pengembangannya melakukan praktik konservasi dan keberlanjutan. Cara sederhana tapi impactful banget adalah detox dari media sosial dan gadget. Meski kadang cara ini suka berat untuk dilakukan, tapi berhenti sebentar melihat apa yang ada di dunia maya itu bisa membantu untuk menjaga kesehatan mental. Mematikan notifikasi dan duduk diam menikmati udara sekaligus membiarkan pikiran pelan-pelan tenang membuat perasaan jadi lebih lega.

Artikel terkait

Rekomendasi