Sejumlah saham milik Grup Prajogo Pangestu bergerak melawan arus dengan mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Performa positif ini membuat barisan saham tersebut bertahan di zona hijau hingga bursa ditutup.
Seperti dikutip dari Investor Daily, pergerakan positif ini terjadi di tengah tekanan sentimen negatif global akibat serangan Amerika Serikat ke Iran. Selain itu, pelemahan mata uang rupiah turut memicu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sebesar 1,23% dan membuat hampir separuh saham di bursa terkoreksi.
Mengacu pada data Stockbit Sekuritas, saham induk holding Grup Barito, yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT), membukukan kenaikan sebesar 5,07% ke posisi Rp1.555 per lembar saham dibandingkan hari sebelumnya.
Tren kenaikan ini diikuti oleh emiten Grup Barito lainnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), yang melonjak sebesar 10,92% hingga mencapai level Rp2.640. Selanjutnya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga terangkat sebesar 7,65% menuju Rp1.900.
Emiten lain dari kelompok usaha yang sama, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), ikut mencatatkan pertumbuhan. Nilai saham CDIA menguat sebesar 2,72% dan mendarat di level Rp755 pada akhir sesi perdagangan.