PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dipindahkan posisinya dari MSCI Global Standard Index ke MSCI Global Small Cap Index berdasarkan pengumuman rebalancing terbaru dari Morgan Stanley Capital International yang berlaku efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.
Langkah penurunan kasta bagi emiten pengelola gerai ritel Alfamart tersebut dilakukan di tengah tren pelemahan harga saham perseroan yang berkelanjutan dalam setahun terakhir. Dilansir dari Detik Finance, dokumen resmi MSCI tertanggal Rabu (13/5/2026) menunjukkan bahwa AMRT menjadi satu-satunya entitas asal Indonesia yang mengalami degradasi status dalam penyesuaian periode ini.
Data perdagangan menunjukkan tekanan jual yang kuat, di mana pada Selasa lalu saham AMRT ditutup melemah 4,71 persen ke posisi 1.415. Dalam kurun waktu sepekan, saham perusahaan tercatat terkoreksi 6,91 persen, sementara dalam satu tahun terakhir nilainya telah merosot hingga sekitar 40 persen.
Perubahan klasifikasi ini menjadi sentimen penting bagi pasar karena indeks bentukan Morgan Stanley sering kali dijadikan pedoman utama oleh manajer investasi global dalam mengalokasikan portofolio mereka. Dalam rebalancing kali ini, AMRT bergabung dengan lima emiten besar lainnya yang juga terdepak dari jajaran indeks bergengsi tersebut.
| No | Kode Emiten | Nama Perusahaan |
|---|---|---|
| 1 | AMMN | PT Amman Mineral Internasional Tbk |
| 2 | BREN | PT Barito Renewables Energy Tbk |
| 3 | TPIA | PT Chandra Asri Pacific Tbk |
| 4 | DSSA | PT Dian Swastatika Sentosa Tbk |
| 5 | CUAN | PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk |
| 6 | AMRT | PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk |
Meskipun keluar dari indeks standar kapitalisasi besar, AMRT tetap berada dalam cakupan MSCI melalui kategori perusahaan dengan kapitalisasi pasar kecil. Penyesuaian ini mengikuti performa emiten yang sebelumnya menempati jajaran elit saham berkapitalisasi besar di pasar modal Indonesia.