Roemah Kelapa Indonesia Olah Limbah Sabut Menjadi Produk Ekspor

Roemah Kelapa Indonesia Olah Limbah Sabut Menjadi Produk Ekspor
Foto: Ilustrasi Roemah Kelapa Indonesia Olah Limbah Sabut Menjadi Produk Ekspor.

CEO dan Founder Roemah Kelapa Indonesia (ROEKI) Galih Batara Muda mentransformasi limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi pada Rabu, 15 Mei 2026. Langkah ini diambil guna mengatasi persoalan banyaknya limbah kelapa di Indonesia yang terbuang sia-sia melalui penerapan ekosistem terpadu.

Inovasi yang dilakukan oleh ROEKI mencakup pemanfaatan seluruh bagian pohon kelapa, mulai dari batang, batok, hingga airnya. Dilansir dari Investor Daily, produk hasil olahan tersebut kini telah siap bersaing dan menyasar pasar global, terutama di wilayah Eropa dan Asia.

Pemanfaatan limbah kelapa ini dipandang sebagai peluang besar mengingat melimpahnya bahan baku di dalam negeri. Galih Batara Muda memulai inisiatif ini berdasarkan riset mendalam untuk mengubah limbah yang awalnya tidak bernilai menjadi komoditas yang diburu pasar internasional.

"harta karun" ujar Galih Batara Muda, CEO & Founder Roemah Kelapa Indonesia (ROEKI) dalam menggambarkan potensi limbah kelapa yang kini menjadi produk ekspor.

Sistem pengolahan terpadu tersebut kini telah berkembang menjadi ekosistem yang memberikan dampak positif bagi lingkungan. Produk-produk yang dihasilkan diklaim memiliki nilai tambah tinggi dibandingkan hanya menjual bahan mentah atau membiarkan sabut kelapa membusuk tanpa penanganan.

Artikel terkait

Rekomendasi