Remaja di Jakarta Pusat Buta Akibat Siraman Air Keras saat Tawuran

Remaja di Jakarta Pusat Buta Akibat Siraman Air Keras saat Tawuran
Foto: Ilustrasi Remaja di Jakarta Pusat Buta Akibat Siraman Air Keras saat Tawuran.

Seorang remaja pria berinisial MR (16) menderita kebutaan permanen pada mata kiri usai menjadi korban penyiraman air keras dalam bentrokan di Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026). Insiden tragis ini bermula saat dua kelompok remaja sepakat melakukan aksi perang sarung melalui media sosial.

Pihak kepolisian resor Jakarta Pusat telah bergerak cepat dengan mengamankan dua pelaku penyiraman tersebut. Kejadian ini menambah catatan kelam aksi kekerasan remaja yang melibatkan bahan kimia berbahaya sebagai senjata tawuran, sebagaimana dilansir dari Detik Health.

Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia menjelaskan bahwa perselisihan ini melibatkan kelompok korban dan kelompok pelaku yang berkomunikasi lewat platform Instagram.

"Antara kelompok korban bernama Bocipan dengan kelompok anak pelaku bernama Wardul via instagram melakukan janjian untuk perang sarung," kata Kompol Rita Oktavia kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Aksi tersebut berubah menjadi sangat berbahaya ketika salah satu pelaku mempersiapkan cairan kimia di dalam gayung untuk menyerang lawan. Saat bentrokan pecah, pelaku langsung menyiramkan zat korosif tersebut ke arah wajah korban yang mengakibatkan luka bakar serius.

Hasil pemeriksaan medis dari RSUD Tarakan menunjukkan adanya dampak fatal pada fisik korban akibat paparan bahan kimia tersebut. Tim medis mendapati kerusakan permanen yang secara signifikan menghambat kemampuan fungsional korban.

"Tanggal 17 Maret 2026 Visum Et Repertum baru jadi dan sudah diambil dari RSUD Tarakan. Kesimpulan ditemukan kecacatan mata kiri dan luka bakar derajat dua akibat siraman dan percikan air kimia dan mengganggu pekerjaan," ujar Kompol Rita.

Secara medis, paparan air keras dapat dikategorikan sebagai luka bakar kimia yang merusak jaringan epidermis hingga dermis. Penanganan medis darurat sangat diperlukan jika bahan kimia mengenai area sensitif seperti mata untuk mencegah kerusakan sistemik seperti sesak napas atau gangguan irama jantung.

Artikel terkait

Rekomendasi