Pasar ponsel pintar Indonesia bersiap menyambut kehadiran perangkat midrange terbaru dari lini Realme. Ponsel cerdas Realme 16T dipastikan bakal masuk ke pasar tanah air dalam waktu dekat setelah kedapatan lolos uji sertifikasi.
Dikutip dari Suara, perangkat dengan nomor model RMX5268 tersebut telah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di P3DN Kemenperin. Kendati demikian, konsumen di Indonesia tampaknya harus sedikit bersabar karena ponsel ini masih menunggu lampu hijau dari sertifikasi Postel Komdigi.
Sebelum menyambangi tanah air, Realme 16T dijadwalkan bakal melakukan debut perdana di pasar India pada 22 Mei 2026. Kehadiran suksesor ini membawa sejumlah lompatan spesifikasi yang cukup kontras dibandingkan generasi pendahulunya.
Aspek daya menjadi nilai jual utama yang diusung oleh Realme 16T melalui pembekalan Baterai Titan berkapasitas masif 8.000 mAh. Komponen penunjang daya ini didukung oleh fitur pengisian cepat berdaya 45 W.
Pihak pabrikan mengklaim kekuatan baterai jumbo tersebut mampu membuat perangkat menyala hingga tiga hari untuk penggunaan normal. Menariknya, integrasi baterai besar ini tidak membuat bodi ponsel menjadi tebal karena ukurannya tetap dipertahankan ramping pada angka 8,8 mm.
Bagi pengguna yang gemar bermain game, Realme menyematkan fitur bypass charging guna menjaga kestabilan suhu perangkat saat diisi daya sambil beraktivitas. Sektor visual juga mendapat pembaruan lewat panel layar datar berukuran 6,8 inci yang mendukung refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.100 nits.
Beralih ke sektor fotografi, Realme 16T kini mengandalkan sensor utama Sony IMX852 beresolusi 50MP yang diperkuat teknologi AI Portrait Glow. Sensor baru ini menggantikan komponen Omnivision OV50D40 Light Hunter 400 50 MP yang sebelumnya tersemat pada Realme 15T.
Penyesuaian Chipset dan Estimasi Harga
Di balik peningkatan fitur tersebut, laporan dari platform Geekbench menunjukkan adanya penyesuaian di sektor dapur pacu. Perangkat ini terlihat mengemas chipset MediaTek Dimensity 6300, yang secara hierarki berada di bawah Dimensity 6400 Max milik Realme 15T.
Bocoran mengenai harga komersial dari perangkat ini juga telah dibagikan oleh pembocor gadget Abhishek Yadav melalui akun X miliknya. Realme 16T diprediksi akan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dan bergeser dari kategori midrange murah menjadi midrange standar.
Untuk varian paling standar dengan konfigurasi memori 6GB/128GB, ponsel ini diperkirakan bakal dijual mulai dari 30.000 rupee atau berkisar Rp5,5 juta. Produsen juga menyediakan opsi ruang penyimpanan yang lebih luas bagi konsumen.
Varian memori berikutnya hadir dengan kapasitas 8GB/128GB yang diproyeksikan menyentuh harga 31.999 rupee atau sekitar Rp5,9 juta. Selain itu, pihak perusahaan menyediakan pilihan kapasitas tertinggi dengan konfigurasi memori mencapai 8GB/256GB.
Skema harga baru ini terpaut cukup jauh dari Realme 15T yang meluncur tahun lalu dengan harga awal Rp3,7 juta untuk varian 8GB/128GB. Sementara itu, varian tertinggi dari model terdahulu dipasarkan dengan harga Rp4 juta saat pertama kali rilis.