Real Madrid dijadwalkan bertandang ke markas Bayern Munich di Allianz Arena untuk melakoni laga krusial leg kedua perempat final Liga Champions pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Tim tamu mengemban misi berat untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan pada pertemuan pertama.
Klub asal Spanyol tersebut saat ini berada dalam posisi yang kurang menguntungkan setelah kalah 1-2 dari Bayern Munich pada pertandingan sebelumnya. Berdasarkan laporan dari Detik Sport, gol kemenangan Bayern kala itu dicetak oleh Luis Diaz dan Harry Kane, sementara Kylian Mbappe menyumbang gol tunggal bagi Madrid.
Syarat mutlak bagi Los Blancos untuk melaju ke babak semifinal adalah memenangkan pertandingan dengan margin minimal dua gol. Namun, persiapan skuad asuhan Carlo Ancelotti terhambat oleh tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir mereka dengan rincian dua kekalahan dan satu hasil imbang.
Mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan pernyataan resmi mengenai kesiapan mental mantan klubnya dalam menghadapi situasi sulit ini. Sosok yang pernah memenangi dua trofi Liga Champions tersebut menekankan identitas sejarah tim yang telah mengoleksi 15 gelar kompetisi tertinggi Eropa tersebut.
"Pertama-tama, kami adalah Real Madrid. Jika ada tim yang datang ke stadion ini untuk membalikkan keadaan, tim itu adalah kami. Kami adalah tim yang tidak pernah menyerah, tim dengan koleksi 15 trofi Piala Eropa," tegas Arbeloa mengutip dari situs resmi UEFA.
Arbeloa merujuk pada rekam jejak panjang Madrid yang telah 15 kali naik podium juara sebagai bukti adanya kekuatan mental khusus dalam skuad. Peringatan ini ditujukan kepada pihak tuan rumah agar tetap waspada meskipun telah mengantongi keunggulan agregat saat ini.