Rama Duwaji, istri Wali Kota New York Zohran Mamdani, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Rabu (15/4/2026) terkait sejumlah unggahan masa lalunya di media sosial yang dianggap kontroversial. Pernyataan tersebut muncul setelah konten lamanya di platform X dan Tumblr kembali mencuat ke publik melalui teknologi pengenalan wajah.
Dilansir dari Wolipop, unggahan yang dipermasalahkan mencakup komentar keras mengenai Tel Aviv serta penggunaan kata-kata ofensif saat ia berusia remaja hingga awal 20-an. Beberapa konten bahkan menunjukkan dukungan terhadap tokoh pembajak pesawat Palestina dan kritik tajam terhadap kebijakan militer Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara dengan media seni Hyperallergic, Duwaji mengakui adanya rasa malu yang mendalam saat melihat kembali rekam jejak digitalnya tersebut. Ia menyadari bahwa diksi yang digunakannya di masa lalu telah menimbulkan luka bagi banyak pihak.
"Ketika sebuah tabloid ð¢ðÁð┤ð░ð▓ð¢ð¥ mempublikasikan tweet lama yang saya tulis saat remaja, saya merasa sangat malu dihadapkan pada bahasa yang saya gunakan yang begitu menyakitkan bagi orang lain; berusia 15 tahun bukanlah alasan," kata Rama Duwaji, Istri Wali Kota New York.
Seniman tersebut menegaskan bahwa dirinya telah memperhatikan berbagai respons publik yang masuk terkait isu ini. Ia menyatakan penyesalannya atas dampak emosional yang dirasakan oleh masyarakat akibat tindakan masa lalunya.
"Saya telah membaca dan melihat banyak tanggapan dari orang lain, and saya memahami luka yang saya sebabkan dan benar-benar meminta maaf," tambah Rama Duwaji, Istri Wali Kota New York.
Kontroversi ini kian meruncing setelah diketahui bahwa ia sempat menyukai unggahan Instagram yang berkaitan dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Meskipun demikian, Duwaji memilih untuk lebih fokus pada proses refleksi diri dan transformasi pribadinya setelah kini menjadi sosok yang dikenal publik.
"Pengalaman ini benar-benar mengubah hidup saya. Saya masih mencari tahu bagaimana hal ini memengaruhi saya sebagai seorang seniman dan sebagai individu, baik dalam melihat masa depan maupun masa lalu," kata Rama Duwaji, Istri Wali Kota New York.
Saat ini, ia menyatakan komitmennya untuk tetap berkarya di dunia seni dengan mengedepankan tanggung jawab moral. Ia berharap publik dapat menilai dirinya melalui karya-karya yang ia hasilkan sekarang daripada melalui unggahan di masa lalu.
"Fokus saya bukan menjadi figur publik, tetapi melanjutkan pekerjaan saya dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab, serta membiarkan karya saya berbicara dengan sendirinya," ujar Rama Duwaji, Istri Wali Kota New York.
Zohran Mamdani selaku suami sebelumnya telah memberikan pembelaan terhadap istrinya dengan menyatakan bahwa Duwaji tidak memegang jabatan resmi dalam pemerintahan. Mamdani menilai aktivitas media sosial masa lalu istrinya tidak seharusnya dijadikan alat untuk menyerang posisi politiknya saat ini.