PT Astra International Tbk (ASII) menjadwalkan masa cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Selasa, 5 Mei 2026. Emiten blue chip penghuni indeks LQ45 ini siap menggelontorkan dividen tunai senilai Rp 29.200 per lot atau sebesar Rp 292 per saham kepada para pemegang saham.
Nilai tersebut menggenapi total dividen ASII untuk tahun buku 2025 menjadi Rp 390 per saham. Dilansir dari Stocksetup, produsen otomotif terbesar di Indonesia ini sebelumnya telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp 98 per saham kepada investor.
Berdasarkan pengumuman resmi di laman ksei.co.id, investor yang ingin mendapatkan hak dividen wajib membeli saham ASII paling lambat pada tanggal cum date tersebut. Pemegang ekuitas juga harus mempertahankan kepemilikan saham mereka hingga akhir perdagangan pasar pada 7 Mei 2026 agar haknya tidak hilang.
Pergerakan saham ASII pada penutupan perdagangan Senin, 4 Mei 2026 tercatat menguat 100 poin atau naik 1,67 persen menuju level 6.075 per saham. Pembelian saham pada tingkat harga tersebut menawarkan potensi yield dividen atau tingkat pengembalian modal sekitar 4,8 persen.
Persentase keuntungan investasi ini tercatat mencapai dua kali lipat dari rata-rata bunga deposito bank umum saat ini yang berada di kisaran 2 persen hingga 3 persen per tahun. Seluruh pemegang saham yang terdaftar dalam recording date akan menerima pembayaran dividen final pada 25 Mei 2026.