PSI Akan Terima Kader Nasdem Baru untuk Perkuat Posisi Partai

PSI Akan Terima Kader Nasdem Baru untuk Perkuat Posisi Partai
Foto: Ilustrasi PSI Akan Terima Kader Nasdem Baru untuk Perkuat Posisi Partai.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bersiap menyambut bergabungnya sejumlah kader baru yang berasal dari Partai Nasdem ke dalam kepengurusan mereka pada Kamis (16/4/2026). Langkah ini memperpanjang tren perpindahan politisi dari berbagai partai menuju partai berlambang gajah tersebut di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep.

Juru Bicara PSI, I Putu Yoga Saputra, mengonfirmasi adanya komunikasi intensif dengan para kader Nasdem yang berminat pindah haluan tersebut di Gedung DPP PSI, Jakarta. Sebagaimana dilansir dari Nasional, identitas para tokoh tersebut masih dirahasiakan untuk memberikan elemen kejutan kepada publik.

"Ya, ada beberapa (dari NasDem). Nanti biar jadi kejutan ya," ujar Juru Bicara PSI, I Putu Yoga Saputra.

Yoga menjelaskan bahwa para figur yang akan merapat tidak hanya terbatas pada tokoh-tokoh yang berkiprah di level pusat. Pihak PSI mengklaim telah menjaring banyak nama potensial dari berbagai tingkatan struktural organisasi partai lain.

"Kalau bicara tokoh, bisa tokoh lokal maupun nasional. Tokoh lokal sudah mulai banyak yang kita jaring. Tokoh nasional juga nanti pelan-pelan akan kita umumkan," ujar Yoga.

Mengenai jadwal peresmian keanggotaan para kader Nasdem tersebut, pihak PSI menyatakan masih mempertimbangkan aspek strategis dalam peta perpolitikan saat ini. Keputusan pengumuman akan sangat bergantung pada penentuan momentum yang dinilai paling menguntungkan bagi citra partai.

"Kalau di politik, kita menunggu momen yang baik untuk mengumumkan," ujar Yoga.

Meski didesak mengenai rincian waktu pelaksanaan seremoni penyambutan, Yoga memilih untuk tetap menutup rapat informasi tersebut. Ia hanya memberikan instruksi singkat agar masyarakat memantau perkembangan informasi selanjutnya dari pihak DPP PSI.

"Ditunggu saja," ujar Yoga.

Berdasarkan data yang dihimpun Nasional, PSI tercatat telah menerima sedikitnya sembilan mantan kader partai politik lain sejak tahun 2025. Dari total jumlah tersebut, mayoritas merupakan mantan pengurus dan anggota dari Partai Nasdem yang dipimpin oleh Surya Paloh.

Tiga nama awal yang memulai eksodus dari Nasdem ke PSI adalah Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu. Ahmad Ali dan Bestari Barus tercatat resmi bergabung pada 25 September 2025, yang kemudian disusul oleh Rusdi Masse pada 29 Januari 2026.

Ahmad Ali memberikan penjelasan mengenai motif di balik keputusannya meninggalkan Nasdem untuk berlabuh di bawah pimpinan Kaesang Pangarep. Ia memberikan penilaian positif terhadap prospek organisasi barunya tersebut dalam jangka panjang.

"Ahmad Ali mengungkapkan alasannya hengkang dari Partai Nasdem dan bergabung dengan PSI. Menurutnya, PSI merupakan partai masa depan," tulis laporan tersebut.

Selain kader Nasdem, PSI juga merekrut Nina Agustina yang sebelumnya merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Nina mengklaim langkah perpindahannya ini telah mendapatkan persetujuan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyambut secara resmi kehadiran Nina dalam sebuah acara yang digelar di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Ali memberikan sambutan simbolis kepada kolega barunya tersebut di hadapan para anggota lainnya.

"Ya, saya mengucapkan selamat datang, selamat bergabung di keluarga besar di Rumah Gajah, di Kandang Gajah," kata Ahmad Ali.

Puncak penambahan anggota terjadi saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI pada 31 Januari 2026, di mana tujuh nama baru diperkenalkan secara serentak. Lima di antaranya adalah mantan kader partai lain, termasuk Hendra Joni, Lutfi Halide, Resky Mulfiati Lutfi, Vera Firdaus dari PKS, serta Ikrar Kamaruddin dari Partai Demokrat.

Artikel terkait

Rekomendasi