CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berpotensi mengalami penguatan menuju level resistance pada perdagangan Senin (18/5/2026). Analisis teknikal menunjukkan bahwa target terdekat untuk emiten perbankan tersebut berada di kisaran Rp 6.192 hingga Rp 6.283.
Berdasarkan catatan riset yang dilansir dari Investor Daily, pergerakan saham BBCA saat ini didukung oleh batas bawah yang cukup kuat. Perusahaan sekuritas tersebut mengidentifikasi area support saham berada pada rentang harga Rp 5.933 sampai Rp 6.017.
ÔÇ£BBCA memiliki support di 5.933-6.017. Target dekat di 6.192-6.283,ÔÇØ tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada perdagangan, Senin (18/5/2026).
Proyeksi penguatan ini muncul setelah saham BBCA ditutup melemah sebesar 0,41 persen ke posisi Rp 6.100 pada perdagangan terakhir di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Rabu (13/5/2026). Penurunan tersebut memperpanjang tren koreksi saham BBCA yang tercatat melemah 0,81 persen dalam sepekan terakhir dan merosot 5 persen dalam kurun waktu sebulan.
Akumulasi penurunan performa saham bank swasta terbesar di Indonesia ini bahkan telah mencapai 24,4 persen selama periode year to date (ytd). Berdasarkan data dari Stockbit, pelemahan harga juga dipengaruhi oleh aksi pelepasan aset oleh investor luar negeri dengan catatan net sell asing mencapai Rp 91,7 miliar pada perdagangan Rabu (13/5/2026).