Pakar Prediksi Fenomena El Nino Super Bakal Melanda Dunia pada 2026

Pakar Prediksi Fenomena El Nino Super Bakal Melanda Dunia pada 2026
Foto: Ilustrasi Pakar Prediksi Fenomena El Nino Super Bakal Melanda Dunia pada 2026.

Sejumlah pakar iklim dan ilmuwan kini sedang mengamati dengan saksama perkembangan kondisi di Samudra Pasifik. Fenomena El Nino diprediksi akan berkembang dan berpotensi memicu lonjakan suhu panas global yang ekstrem dalam waktu dekat.

Dilansir dari Detik Health, beberapa model iklim menunjukkan adanya tanda-tanda kemunculan El Nino 'super' pada tahun ini. Jika terus berkembang, fenomena tersebut bisa menjadi salah satu catatan sejarah iklim terkuat yang pernah ada.

Kondisi ini, jika bersinergi dengan krisis iklim akibat aktivitas manusia, dapat membawa suhu rata-rata bumi melampaui ambang batas 1,5 derajat Celsius. Angka ini merupakan titik kritis kenaikan suhu di atas tingkat pra-industri.

Beberapa pemodelan bahkan mengindikasikan adanya anomali suhu yang mungkin menembus angka 2 derajat Celsius untuk pertama kalinya. Hal ini dipandang sebagai peringatan serius bagi stabilitas iklim dunia.

"Meski sebagian besar model memprediksi anomali suhu bulanan global akan tetap di bawah 2 derajat celsius, fakta bahwa ada kemungkinan lebih dari nol persen untuk mencapai angka itu sudah mengejutkan," kata Marc Alessi, peneliti dari Union of Concerned Scientist.

El Nino sendiri merupakan siklus iklim alami yang ditandai dengan memanasnya permukaan laut di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik tropis. Fenomena ini umumnya berulang dalam rentang dua hingga tujuh tahun sekali.

Saat El Nino berlangsung, angin yang biasanya mengalirkan air hangat ke arah barat akan melemah atau justru berbalik arah. Kondisi inilah yang menyebabkan suhu permukaan laut di kawasan tersebut meningkat secara signifikan.

Prediksi dan Probabilitas Terjadinya El Nino

Berdasarkan data terbaru dari US Climate Prediction Center, kondisi saat ini tengah bertransisi dari pola La Nina menuju pola Netral. Namun, pergerakan model menunjukkan transisi menuju El Nino akan berlangsung dengan sangat cepat.

Lembaga International Research Institute for Climate and Society di Columbia University merilis prakiraan yang menyebutkan peluang 70 persen El Nino muncul pada Juni 2026. Probabilitasnya meningkat hingga 94 persen untuk bertahan sampai akhir tahun.

Met Office Inggris juga menyatakan keyakinan tinggi bahwa fenomena ini akan mencatatkan sejarah baru. Para ilmuwan menginformasikan bahwa ini berpotensi menjadi peristiwa El Nino terkuat sepanjang abad ini.

"Para ilmuwan memberi tahu kami bahwa ini bisa menjadi El Nino terkuat sejauh ini di abad ini," tutur pihak Met Office dalam pernyataan resmi mereka pada pertengahan April 2026.

Dampak Luas El Nino Super

Istilah El Nino 'super' merujuk pada kondisi pemanasan suhu permukaan laut yang mencapai lebih dari 2 derajat Celsius di atas angka normal. Fenomena ekstrem semacam ini tercatat sangat jarang terjadi sejak tahun 1950.

US Climate Prediction Center memperkirakan terdapat peluang 50 persen El Nino kategori kuat atau sangat kuat akan terbentuk antara November hingga Januari mendatang. Dampaknya diperkirakan akan tersebar di berbagai belahan bumi.

Beberapa wilayah seperti Australia, India, Afrika Selatan, serta sebagian Amerika Selatan kemungkinan besar akan menghadapi gelombang panas dan kekeringan hebat. Sebaliknya, curah hujan ekstrem diprediksi melanda wilayah selatan Amerika Serikat dan Asia Selatan-Tengah.

Efek lainnya adalah perubahan pola badai yang menekan aktivitas badai di Atlantik, namun justru meningkatkan potensi badai tropis di Pasifik. Para ilmuwan tetap mengingatkan bahwa setiap kejadian El Nino memiliki karakteristik unik dan variabilitas yang berbeda-beda.

Artikel terkait

Rekomendasi