Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) mengenai kewajiban pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga pada Senin (4/5/2026). Langkah ini diambil untuk mengendalikan volume sampah yang terus menumpuk di ibu kota melalui sistem manajemen yang lebih terintegrasi.
Kebijakan baru tersebut akan diimplementasikan melalui koordinasi intensif dengan kementerian terkait. Dilansir dari Megapolitan, pemerintah daerah berencana melakukan deklarasi resmi terkait gerakan ini dalam waktu dekat guna memastikan kepatuhan warga di seluruh wilayah administratif Jakarta.
"Saya sudah menandatangani instruksi gubernur untuk proses pemilahan, dan dalam waktu dekat kami akan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk deklarasi pemilahan sampah yang ada di Jakarta," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta.
Pramono menjelaskan bahwa skema pemilahan ini sebelumnya telah diuji coba di wilayah Rorotan, Jakarta Utara. Kesuksesan di lokasi tersebut menjadi landasan bagi pemerintah untuk memperluas cakupan instruksi ke seluruh kota administrasi pekan depan.
"Mudah-mudahan minggu depan gerakan ini menjadi gerakan yang masif dilakukan oleh semua kota administrasi yang ada di Jakarta," kata Pramono.
Selain regulasi pemilahan di hulu, Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat infrastruktur pengolahan sampah di hilir melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan. Pemerintah menggandeng Danantara dalam pembangunan fasilitas baru yang berfungsi mengubah limbah menjadi sumber daya listrik.
"Hari ini pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Danantara untuk dua lokasi pembangkit listrik tenaga sampah. Satu di Bantar Gebang dan satunya di Tunjungan, di Kamal Muara," katanya.
Keberadaan dua fasilitas di Bantar Gebang dan Tunjungan akan menambah jumlah Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Jakarta menjadi tiga unit, termasuk proyek di Sunter. Fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan juga dilaporkan telah beroperasi.
"Mudah-mudahan persoalan sampah di Jakarta akan tertangani dengan baik," kata Pramono.