Prajogo Pangestu mendivestasikan kepemilikan sahamnya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Langkah ini diambil dengan tujuan meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat atau free float.
Melalui aksi korporasi tersebut, sang pengendali berhasil menghimpun dana segar yang mencapai Rp 90,07 miliar. Informasi mengenai pelepasan saham ini dilansir dari Investortrust.
Berdasarkan data transaksi yang berjalan, proses penjualan saham dilakukan secara bertahap yang berlangsung pada periode 10 hingga 15 April 2026.
Jumlah saham yang dilepas oleh taipan tersebut tercatat sebanyak 57,15 juta lembar. Adapun rentang harga pelaksanaannya berada di kisaran Rp 1.533 sampai Rp 1.600 per saham.
Dampak dari transaksi ini membuat porsi kepemilikan Prajogo Pangestu di CUAN menyusut. Kepemilikannya kini menjadi 82,33%, dari yang sebelumnya berada di angka 82,38%.
Sebelum transaksi teranyar ini, Prajogo Pangestu yang bertindak sebagai pemilik sekaligus pengendali juga telah merealisasikan pelepasan saham dalam jumlah besar.
Ia melepas sebanyak 1,92 miliar lembar atau setara dengan 1,21% saham CUAN. Dari aksi pelepasan terdahulu tersebut, dana yang berhasil diraup mencapai Rp 1,78 triliun.
Aksi penjualan saham tersebut secara otomatis memangkas total penguasaan saham Prajogo Pangestu dari posisi semula 94,54 miliar saham atau 84,09% menjadi 92,62 miliar saham atau 82,28%.
Pihak manajemen CUAN dalam pernyataan resminya membeberkan detail mengenai penjualan terakhir yang dilakukan sang pengendali pada kurun waktu 13 sampai 14 April 2026.
Pada periode dua hari tersebut, Prajogo Pangestu mengantongi dana sebesar Rp 511,13 miliar setelah mengalihkan kepemilikan 354,76 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp 1.441.
Tidak berhenti di situ, transaksi divestasi juga tercatat pada hari Kamis, 9 April 2026. Prajogo Pangestu memperoleh dana senilai Rp 736,36 miliar dari penjualan 625,62 juta lembar saham.
Pada perdagangan tengah pekan itu, saham CUAN dilepas dengan tingkat harga Rp 1.177 per lembar. Seluruh rangkaian aksi pelepasan saham ini dilakukan demi menyukseskan target penambahan free float publik.