Prabowo Subianto Lantik Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Komunikasi

Prabowo Subianto Lantik Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Komunikasi
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Lantik Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Komunikasi.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 53/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Prosesi pelantikan tersebut dilakukan secara formal untuk mengisi posisi strategis dalam struktur pendukung kepresidenan. Hal ini dilakukan guna memperkuat koordinasi penyampaian pesan pemerintah kepada masyarakat luas agar lebih efektif dan mudah dipahami oleh publik.

"Mengangkat Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi," ujar pembawa acara dalam pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dilansir dari Nasional, jabatan baru yang diemban Hasan Nasbi ini memiliki fokus tugas yang berbeda dengan peran sebelumnya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO). Prabowo memberikan mandat khusus kepada Hasan untuk menangani aspek komunikasi dan media secara lebih mendalam.

"Saya hari ini ditugaskan oleh bapak Presiden Prabowo sebagai penasihat khusus bidang komunikasi dan media," ujar Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Dalam menjalankan mandatnya, Hasan akan menjalin kerja sama lintas instansi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan diseminasi informasi terkait kebijakan dan program-program pemerintah.

"Untuk memperkuat lagi bidang komunikasi yang diperlukan pemerintah supaya pesan-pesan yang ingin diketahui publik bisa lebih sampai dan bisa dipahami masyarakat," ujar Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Meskipun menempati posisi penasihat bidang komunikasi, Hasan menyatakan bahwa dirinya bukan bertugas sebagai juru bicara kepresidenan. Saat ini, fungsi juru bicara telah dijabat oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Muhammad Qodari yang memimpin Kantor Staf Kepresidenan.

"Namun, kalau saya diperintahkan oleh presiden untuk maju lagi (jadi juru bicara) ya saya harus siap. Kalau memang harus menemui teman-teman media lagi ya saya siap," ujar Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Artikel terkait

Rekomendasi