Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan dalam perombakan Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Perubahan posisi ini dilakukan guna memperkuat dinamika pemerintahan pusat.
Dilansir dari Nasional, Hanif Faisol Nurofiq sebelumnya mengemban amanat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sejak Oktober 2024. Kini ia ditugaskan untuk mendampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam menjalankan kebijakan pangan nasional.
Mantan Menteri Lingkungan Hidup tersebut menyampaikan pandangannya mengenai langkah strategis yang diambil oleh Kepala Negara terkait pergeseran posisi di jajaran kabinet tersebut.
"Pertimbangan Bapak Presiden tentunya sangat mendalam dan sangat memperhatikan dinamika yang terjadi," kata Hanif usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Hanif memberikan penegasan bahwa dirinya siap memberikan dukungan penuh terhadap segala kebijakan yang diambil oleh pimpinannya di Kemenko Pangan. Ia berkomitmen untuk merealisasikan berbagai program unggulan presiden.
"Insya Allah dengan kerja keras kita ingin menghadirkan yang terbaik untuk bangsa kita," tegas Hanif, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Terkait operasional kantor dan rincian tugas teknis, Hanif menyatakan akan segera memulai aktivitasnya di kementerian baru tersebut dalam waktu dekat. Penentuan pembagian beban kerja akan diputuskan oleh menteri koordinator terkait.
"Segera nanti Pak Menko akan memberikan," tutur Hanif.
Dalam agenda pelantikan yang sama, Presiden Prabowo juga mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat tinggi lainnya untuk mengisi kekosongan maupun posisi baru dalam struktur pemerintahan.
Nama-nama yang dilantik antara lain Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, M Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, serta Dudung Abdurachman yang menjabat Kepala Staf Presiden.
Selain itu, Hasan Nasbi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Abdul Kadir Karding menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.