Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan direksi Badan Usaha Milik Negara untuk mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (4/5/2026) sore. Pertemuan ini membahas koordinasi antarlembaga dan kesiapan layanan transportasi udara nasional.
Agenda tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Direktur Utama PT Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan dan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto. Dilansir dari Nasional, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan juga tampak hadir dalam pertemuan tertutup tersebut.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan, menjelaskan bahwa kehadirannya di Istana dilakukan segera setelah ia menyelesaikan koordinasi dengan pihak Danantara terkait manajemen perusahaan.
"Habis rapat di Danantara," kata Glenny, Direktur Utama PT Garuda Indonesia.
Glenny memberikan kepastian mengenai kesiapan armada dan teknis operasional dalam melayani jemaah haji yang sedang berlangsung. Ia menekankan bahwa sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses pemberangkatan maupun kepulangan jemaah melalui jalur udara.
"Haji lancar. Perjalanan haji smooth semuanya," ujar Glenny, Direktur Utama PT Garuda Indonesia.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, belum memberikan rincian mendalam mengenai topik spesifik yang akan dibahas dalam rapat bersama kepala negara tersebut.
"Belum tahu, belum tahu (rapat soal apa)," ucap Brian, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan upaya pengawasan langsung oleh presiden terhadap sektor-sektor strategis, mulai dari pelayanan publik keagamaan hingga urusan pertahanan dan teknologi informasi di lingkungan pemerintahan.