Prabowo Subianto Batal Membuka Indonesian Petroleum Association Convex 2026

Prabowo Subianto Batal Membuka Indonesian Petroleum Association Convex 2026
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Batal Membuka Indonesian Petroleum Association Convex 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri pembukaan acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, pada Rabu (20/5/2026). Dilansir dari Detik Finance, pembukaan agenda tahunan sektor minyak dan gas bumi ini akhirnya diwakilkan oleh menteri terkait.

Penyebab ketidakhadiran kepala negara dipicu oleh bentroknya jadwal pembukaan dengan peringatan hari besar nasional. Penjelasan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di hadapan para peserta konvensi.

Selain menghadiri peringatan Hari Kebangkitan Nasional, agenda kepresidenan yang padat di ibu kota juga menjadi alasan lain pembatalan tersebut. Presiden Prabowo diketahui baru saja menyelesaikan pembacaan pidato Kepresidenan di hadapan anggota legislatif.

"Yang saya hormati Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA) Kathy Wu yang luar biasa sekali. Ibu Kathy tadi bapak Presiden yang akan datang untuk membuka acara ini. Tadi bapak Presiden menyampaikan salam kepada bapak ibu semua dan mohon maaf karena bertepatan dengan hari ini tanggal 20 Mei Kebangkitan Nasional dan sekaligus bapak presiden tadi bapak presiden melakukan pidato Kepresidenan di DPR," ujar Bahlil di IPA Convex 2026, ICE BSD, Tangerang (20/5/2026).

Sebelum pembatalan ini diumumkan, pihak Istana Kepresidenan sempat memastikan bahwa mantan Danjen Kopassus tersebut akan membuka pameran. Informasi kedatangan ini awalnya dikonfirmasi oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman sehari sebelum acara dimulai.

"Dan untuk kegiatan besok, Presiden itu akan menghadiri pameran ya, para pengusaha-pengusaha minyak, Indonesia Petroleum Association," kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Dudung menambahkan bahwa forum internasional ini memiliki arti penting karena mempertemukan para pelaku usaha energi dari berbagai negara, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Agenda ini menjadi wadah rutin pertemuan tahunan para pengusaha migas mancanegara.

"Jadi, banyak pengusaha-pengusaha minyak ya di ASEAN yang akan hadir. Ini kan hanya semacam ulang tahunlah seperti itu, yang nanti akan dihadiri oleh Bapak Presiden," ucap dia.

Artikel terkait

Rekomendasi