PPIH Arab Saudi Bentuk Timsus Mina Lindungi Jemaah Haji Lansia

PPIH Arab Saudi Bentuk Timsus Mina Lindungi Jemaah Haji Lansia
Foto: Ilustrasi PPIH Arab Saudi Bentuk Timsus Mina Lindungi Jemaah Haji Lansia.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi membentuk Tim Khusus Mina untuk mengoptimalkan layanan perlindungan serta pembinaan bagi jemaah haji lansia dan sakit saat puncak haji di Makkah, seperti dilansir dari Nasional.

Pembentukan tim ini dilatarbelakangan oleh kondisi fase kedatangan di Mina yang sangat krusial karena berpotensi memicu kepadatan dan kelelahan fisik yang tinggi bagi jemaah. Personel yang dikerahkan merupakan anggota Pelindungan Jemaah berpengalaman yang setidaknya sudah bertugas satu kali pada operasional haji sebelumnya.

Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, menjelaskan perihal waktu pemberangkatan serta kondisi kesiapan para personel tersebut.

"Rekan-rekan ini diberangkatkan pada tanggal 8 Zulhijah malam dan langsung menuju Mina tanpa melalui Arafah. Dengan skema ini, tenaga mereka dinilai masih fresh untuk langsung memberikan bantuan maksimal saat jemaah haji tiba," ujar Harun Arrasyid Usman, Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi.

Timsus Mina memegang tugas pokok untuk mengawasi, menyambut, dan memantau pergerakan jemaah haji yang baru tiba dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah, termasuk jemaah dengan skema murur dari Arafah. Terkait pemetaan wilayah, sebagian besar jemaah Indonesia menempati Zona 3 dan Zona 5 di dekat Terowongan Muaisim yang terbagi dalam 61 markas.

Harun menambahkan, rencana skema tanazul atau langsung pulang ke hotel setelah melontar jumrah Aqobah akan ditempatkan di Zona 5 dan kini sedang memasuki tahap perumusan final. Demi menjaga keselamatan, jemaah di tenda Mina juga diimbau tidak berpindah lantai ketika prosesi melontar.

"Bagi jemaah haji yang tinggal di tenda Mina, pelaksanaan jamarat diprioritaskan di lantai 3. Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke lantai bawah. Tanyakan kepada petugas di lokasi arah kembali ke tenda, karena jalurnya akan berputar keluar dan langsung masuk kembali ke Terowongan Muaisim," tegas Harun Arrasyid Usman, Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi.

Jarak perjalanan bolak-balik melewati dua Terowongan Muaisim diperkirakan mencapai kurang lebih 4,5 kilometer. Melalui kesiapan Timsus Mina dan orientasi jalur ini, PPIH memproyeksikan seluruh rangkaian puncak haji dapat berlangsung dengan aman, efektif, dan efisien.

Artikel terkait

Rekomendasi