Seorang wanita berinisial AK ditangkap oleh jajaran Polsek Pasar Rebo setelah diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor milik seorang warga di Gang Masjid, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan mendalam berdasarkan bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Rebo AKP Lili mengonfirmasi bahwa pelaku berhasil diamankan oleh petugas di salah satu rumah kontrakan yang terletak di wilayah Pasar Rebo setelah identitasnya berhasil terungkap.
"Kami dapati identitas pelaku dan hari ini kami langsung melakukan penangkapan di salah satu rumah kontrakan wilayah Pasar Rebo," kata Lili saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Aksi pencurian sepeda motor tersebut diketahui terjadi pada Selasa (26/5) dan sempat terekam oleh kamera pengawas atau CCTV. Video rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memperlihatkan pelaku berjalan sendirian sembari memantau situasi sebelum membawa kabur motor korban berinisial RB.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa tindakan kriminal ini bermula ketika pelaku melintas di depan rumah korban dan melihat sepeda motor yang terparkir dalam kondisi tanpa pengawasan.
"Karena kondisi sepi, pelaku kemudian melancarkan aksinya mencuri sepeda motor di sana," ujar Lili.
Korban yang mendapati kendaraannya telah hilang segera membuat laporan resmi ke Polsek Pasar Rebo. Petugas kepolisian kemudian bergerak cepat dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi tempat kejadian perkara untuk mengidentifikasi persembunyian pelaku.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui menjalankan aksi pencurian tersebut seorang diri tanpa menggunakan alat bantu seperti kunci letter T. Kejahatan ini terjadi dengan mudah karena kunci motor milik korban masih berada di kendaraan tersebut.
"Dia tidak pakai kunci T karena kunci sepeda motor masih nyantel. Dia sudah beberapa kali ambil kendaraan dengan modus yang sama yaitu kunci nyantel. Saat ditangkap tidak mengelak dan mengakui perbuatannya," jelas Lili.
Saat ini, penyidik kepolisian masih terus melakukan pendalaman mengenai kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain yang pernah menjadi sasaran aksi pelaku. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memastikan kunci kendaraan tidak tertinggal saat memarkirkan sepeda motor mereka.