Kapolsek Cileungsi Kompol Edison bersama jurnalis KompasTV melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah kontrakan yang dijadikan lokasi pengoplosan elpiji subsidi di Cileungsi. Di tempat kejadian perkara, petugas menemukan tumpukan tabung gas yang diduga sedang diproses secara ilegal.
Dilansir dari Kompas, penemuan sejumlah tabung gas elpiji subsidi tersebut diperkuat dengan adanya alat komunikasi berupa HT atau walkie talkie. Perangkat tersebut dicurigai digunakan oleh para terduga pelaku untuk berkoordinasi selama menjalankan aktivitas pengoplosan di dalam rumah.
Pencarian kemudian diperluas ke beberapa bangunan lain di sekitar area tersebut oleh pihak kepolisian dan tim peliputan. Hasil penelusuran menunjukkan adanya rumah lain yang didapati penuh dengan tabung-tabung gas dalam kondisi kosong.
Bau gas menyengat tercium saat petugas memasuki area bangunan, ditambah dengan temuan tabung gas melon yang tergeletak di halaman. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya upaya pembuangan barang bukti secara terburu-buru oleh para pelaku saat mengetahui kehadiran petugas.
Kompol Edison menjelaskan bahwa para pelaku langsung mengamankan tabung gas berukuran 3 kg tersebut segera setelah menyadari adanya inspeksi mendadak di lokasi mereka.
ÔÇ£ jadi mereka begitu dengar di sana kita sidak, gerebek mereka amankan melon. Kenapa melon ini sulit sekali didapatkan,ÔÇØ kata Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi.
Tindakan pengamanan tabung gas tersebut diduga menjadi salah satu penyebab sulitnya masyarakat mendapatkan elpiji subsidi di wilayah tersebut. Hingga saat ini, area tersebut masih dalam pantauan setelah ditemukannya bukti-bukti pengoplosan di lokasi kejadian.