Polisi Tangkap Pembegal Pelajar di Jalan Arjuna Selatan Palmerah

Polisi Tangkap Pembegal Pelajar di Jalan Arjuna Selatan Palmerah
Foto: Ilustrasi Polisi Tangkap Pembegal Pelajar di Jalan Arjuna Selatan Palmerah.

Satu dari empat pelaku pembegalan yang membacok seorang pelajar di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, berhasil diringkus oleh pihak kepolisian. Penangkapan tersangka berinisial T (25) ini dilakukan tim kepolisian di kawasan Tambora pada Kamis, 7 Mei 2026, setelah peristiwa terjadi pada Senin (4/5/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026). Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di pinggir Tol Kebun Jeruk sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

"Kejadian curas yang terjadi di pinggir Tol Kebun Jeruk itu, satu pelaku sudah dapat diamankan," kata Budi, Kombes Pol Budi Hermanto.

Tersangka T kini telah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya guna menjalani proses pemeriksaan lebih mendalam. Dalam operasi penangkapan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti krusial yang meliputi rekaman CCTV di lokasi kejadian, ponsel milik korban, serta sepeda motor yang digunakan baik oleh korban maupun pelaku.

Pihak kepolisian saat ini masih memfokuskan pencarian terhadap tiga orang lainnya yang terlibat dalam aksi kriminal tersebut. Identitas para pelaku tambahan ini telah teridentifikasi melalui rekaman video yang sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial.

"Penyidik masih melakukan pengejaran terhadap tiga orang DPO dan mendalami peran masing-masing pelaku," ujar Budi, Kombes Pol Budi Hermanto.

Berdasarkan kronologi kejadian, korban yang sedang berkendara seorang diri tiba-tiba dibuntuti oleh empat orang pria yang menggunakan dua sepeda motor. Komplotan tersebut kemudian memojokkan korban dan memaksa agar barang-barang berharga segera diserahkan, bahkan korban sempat ditendang hingga jatuh ke dalam selokan.

"Korban mengalami kekerasan hingga tidak dapat melakukan perlawanan. Setelah itu pelaku mengambil handphone dan sepeda motor milik korban," tutur Budi, Kombes Pol Budi Hermanto.

Situasi semakin mencekam ketika korban berusaha melakukan pengejaran sesaat setelah sepeda motornya dirampas oleh para pelaku. Secara tiba-tiba, salah satu tersangka melayangkan senjata tajam jenis celurit ke arah punggung korban yang mengakibatkan luka bacok.

Artikel terkait

Rekomendasi