Polsek Pesanggrahan Tangkap Pelaku Penganiayaan Penumpang Jaklingko

Polsek Pesanggrahan Tangkap Pelaku Penganiayaan Penumpang Jaklingko
Foto: Ilustrasi Polsek Pesanggrahan Tangkap Pelaku Penganiayaan Penumpang Jaklingko.

Aparat Polsek Pesanggrahan menangkap seorang pria berinisial NS (30) setelah melakukan penganiayaan terhadap penumpang perempuan bernama Berliana di dalam armada Jaklingko 49 rute Lebak BulusÔÇôCipulir di Jalan Raya Ulujami Raya, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026).

Tindakan penangkapan tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian setelah video rekaman aksi kekerasan di dalam angkutan umum itu viral di media sosial, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Pelaku yang meggunakan kekerasan berupa pemukulan pada wajah serta penendangan kepada korban diketahui memiliki rekam medis gangguan jiwa dan belum genap satu tahun keluar dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan perkara hukum terhadap pelaku penyandang disabilitas mental ini dipastikan akan tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan menggandeng tim medis serta Dinas Sosial.

ÔÇ£Terduga pelaku sendiri sudah kami amankan, berinisial NS, usia 30 tahun. Berdasarkan hasil analisis konteks saat ini awal, yang bersangkutan memang belum genap satu tahun keluar dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) karena ada riwayat gangguan mental atau kejiwaan,ÔÇØ ujar Seala Syah Alam, Kapolsek Pesanggrahan Komisaris.

Penyidik kepolisian saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan spesialis kejiwaan untuk memeriksa dan memastikan kondisi psikologis terkini dari tersangka secara objektif.

ÔÇ£Kami bekerja sama dengan pihak dari rumah sakit jiwa untuk melakukan uji klinis terhadap pelaku. Nanti hasilnya seperti apa, pasti kasus ini akan kita tangani sesuai dengan aturan atau prosedur yang berlaku,ÔÇØ kata Seala Syah Alam, Kapolsek Pesanggrahan Komisaris.

Peristiwa kekerasan tersebut bermula ketika NS naik dari kawasan Bintaro menggunakan armada Jaklingko bernomor lambung RSG 1779 dengan penampilan rapi dan meminta bantuan korban untuk melakukan tap-in kartu transportasi.

Kondisi berubah menjadi tegang saat mesin pembaca kartu mengalami gangguan yang memicu emosi pelaku hingga membentak penumpang, sebelum akhirnya menyerang korban yang mencoba meredakan situasi.

ÔÇ£Tiba-tiba saya ditampar di bagian kiri tanpa alasan jelas. Saya kaget dan langsung syok. Ketika saya mencoba merekam aksinya dengan ponsel, dia malah menantang dan menampar saya lagi sekitar 4 sampai 5 kali, bahkan sempat menendang,ÔÇØ kata Berliana, Korban.

Korban yang mengalami trauma langsung turun di daerah Cipulir kemudian mendatangi Mapolsek Pesanggrahan untuk melaporkan kejadian serta menjalani visum medis dengan pendampingan Kanit Reskrim.

Orang tua dari pelaku secara terpisah menyampaikan penyesalan atas insiden kekerasan yang melibatkan anaknya di fasilitas publik tersebut.

ÔÇ£Saya secara pribadi memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada korban dan pihak yang dirugikan apabila anak saya telah menyusahkan orang lain. Sebagai orang tua saya sangat sedih, anak saya memang kondisi fisik dan mentalnya sedang kurang sehat,ÔÇØ ucap Orang tua NS.

Artikel terkait

Rekomendasi