Aparat kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap pengemudi mobil Pajero Sport yang terlibat aksi tabrak lari terhadap seorang pedagang gerobak. Insiden tragis ini menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya tersebar luas di jagat media sosial.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu 2 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Korban merupakan seorang pedagang buah berinisial KA (62) yang kala itu sedang menyeberang jalan.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, mobil Pajero Sport berwarna hitam tersebut menghantam korban hingga terpental. Alih-alih memberikan pertolongan, pengemudi mobil justru memacu kendaraannya dan diduga melarikan diri ke arah Tol Becakayu, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
"Sesampainya dekat Halte Agraria wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Kemudian, terlibat atau mengalami kecelakaan lalu lintas dan menabrak seorang penjual atau pedagang buah gerobak yang hendak menyeberang jalan dari arah Utara ke Selatan," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta.
Akibat benturan keras tersebut, KA mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuhnya. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memulihkan kondisinya.
"Akibat kejadian tersebut penjual atau pedagang buah gerobak yang terlibat mengalami luka di bagian kepala robek, ibu jari tangan kanan patah, pipi kanan memar dan lecet," ujar Darwis.
Meski pengemudi masih dalam pencarian, polisi telah mengantongi identitas kendaraan yang digunakan. Mobil Pajero Sport tersebut diketahui menggunakan pelat nomor B 1756 PJL.
Hasil penelusuran pada data Samsat Jakarta menunjukkan bahwa kendaraan tersebut adalah unit Pajero Sport 2.4 L Dakar 4x2 tahun 2017. Mobil tersebut terdaftar sebagai kendaraan pertama atas nama pribadi dengan nilai jual sekitar Rp 283 juta.
Meskipun masa berlaku STNK mobil ini tercatat hingga 13 Juli 2027, pihak kepolisian telah mengambil langkah tegas. Status STNK kendaraan dengan pelat nomor tersebut saat ini telah resmi diblokir oleh pihak berwajib.
Penyidik terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian serta mencari bukti tambahan guna mengungkap sosok di balik kemudi mobil tersebut. Petugas berkomitmen untuk segera menangkap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.