Kepolisian Sektor Tebet mengklarifikasi video viral terkait mobil dinas yang dikerumuni massa di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 April 2026 malam. Polisi menegaskan tidak ada insiden penabrakan terhadap warga dalam peristiwa tersebut.
Kericuhan yang terekam dalam unggahan akun Instagram @tebet_info memperlihatkan sejumlah warga melayangkan protes ke arah kendaraan petugas. Seperti dilansir dari Megapolitan, di lokasi kejadian tampak aparat berseragam lengkap dengan tameng dan helm melakukan pengamanan di tengah kerumunan.
Kapolsek Tebet AKP Iwan Gunawan memberikan penegasan bahwa informasi mengenai mobil patroli yang menabrak penduduk adalah keliru. Menurutnya, seorang warga justru terjatuh tepat di hadapan kendaraan saat polisi berupaya meredam situasi di lapangan.
"Terkait informasi yang menyebut adanya mobil polisi menabrak warga, hal tersebut tidak benar," kata Iwan dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.
Kronologi kejadian bermula saat personel kepolisian berupaya membubarkan aksi tawuran antarwarga di kawasan tersebut. Di saat yang sama, seorang pria berinisial MRA yang sedang melintas terkena lemparan benda hingga terjatuh, yang kemudian memicu respons agresif massa karena salah paham.
"Akibat situasi tersebut, sempat teriadi pelemparan terhadap kendaraan dinas hingga mengalami kerusakan," kata dia.
Meskipun situasi sempat memanas dan menyebabkan kerusakan pada unit kendaraan operasional, petugas langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban. MRA segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Tebet untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut pasca-insiden tersebut.