Petugas Haji Daerah Kerja Bandara memberikan layanan payung bagi jemaah haji Indonesia yang tiba di Bandara Prince Mohammed Bin Abdul Aziz Madinah pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan dari cuaca terik saat jemaah bergerak menuju bus jemputan.
Dilansir dari Nasional, penyediaan fasilitas ini bertujuan mengantisipasi risiko dehidrasi yang rentan menyerang jemaah, terutama kategori lanjut usia. Hingga akhir April, tercatat 51.645 jemaah telah mendarat di Madinah dengan 11.041 orang di antaranya merupakan lansia.
Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan selama kondisi suhu di Madinah berada pada tingkat yang menyengat. Petugas secara sigap menjemput jemaah tepat di terminal kedatangan.
"Jemaah haji akan dipayungi oleh petugas sehingga mereka lebih nyaman," kata Abdul, saat ditemui di Bandara Madinah, Rabu (29/4/2026).
Basir menjelaskan bahwa intervensi ini penting karena sebelumnya ditemukan kasus jemaah yang mengalami gangguan kesehatan akibat panas. Kelelahan dan cuaca ekstrem memicu kondisi disorientasi pada beberapa individu yang baru mendarat.
"Jemaah haji tersebut agak kebingungan Ketika mendarat di bandara Madinah," kata dia.
Fasilitas ini mendapat respon positif dari para jemaah yang baru saja menempuh perjalanan udara panjang. Salah satu anggota jemaah, M Bardan, mengaku merasa sangat terbantu dengan perhatian ekstra dari para petugas di lapangan.
"Alhamdulillah seperti tamu terhormat," kata dia.
Berdasarkan data Early Warning System Tim Sanitasi and Food Security Daker Madinah, suhu udara dilaporkan menyentuh 34 derajat Celcius dengan kelembaban rendah 13 persen. Kondisi ini diprediksi akan semakin ekstrem saat memasuki puncak haji pada Mei 2026.
Dokter Daker Bandara M Fathi Banna AL F mengingatkan seluruh jemaah untuk disiplin dalam mengonsumsi air demi menjaga hidrasi tubuh. Penggunaan pelindung fisik seperti payung menjadi salah satu prosedur standar keselamatan jemaah.
"Minum dua teguk air setiap sepuluh menit, jangan menunggu haus," kata dia.
Hingga Rabu (29/4/2026), proses kedatangan jemaah haji gelombang 1 dilaporkan telah mencapai 50 persen dari total kuota. Secara keseluruhan, terdapat 133 kloter yang sudah menyelesaikan proses administrasi kedatangan di Bandara Madinah.