Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Hidayat mengalami gejala cedera kepala serius setelah menjadi korban pemukulan oleh seorang pria di Pos Damkar Pinang, Kota Tangerang, pada Jumat, 10 April 2026. Insiden tersebut mengakibatkan kondisi fisik korban memburuk secara signifikan beberapa jam setelah kejadian berlangsung.
Kesehatan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut dilaporkan menurun drastis setelah sempat menjalani pemeriksaan di kepolisian dan melakukan visum di RS EMC. Hidayat awalnya menderita luka sobek pada pelipis kiri serta memar di area mata kiri akibat hantaman pelaku, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengonfirmasi bahwa korban harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hermina untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dokter spesialis kini tengah melakukan observasi mendalam, termasuk rencana pemindaian kepala dan pemeriksaan saraf mata terhadap korban.
"Sekitar pukul 01.30 WIB, korban merasa mual hebat, telinga berdengung dan rasa sakit dibagian kepala belakang hingga muntah," ujar Andia S Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang.
Penurunan kondisi ini terjadi setelah Hidayat menyelesaikan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kantor polisi hingga tengah malam. Sebelumnya, korban juga telah melaporkan tindakan kekerasan tersebut ke Polsek Pinang pada sore hari setelah peristiwa terjadi.
"Setelah BAP selesai, yang bersangkutan beristirahat di Pos Damkar Pinang," imbuh Andia S Rahman.
Kronologi kejadian bermula saat pelaku bersama dua rekannya mendatangi pos jaga pada pukul 14.30 WIB dengan maksud untuk singgah. Ketegangan muncul ketika korban memberikan peringatan kepada pelaku agar tidak memicu keributan di area kantor tersebut.
"Dia langsung masuk dan bilang numpang ngopi ya, dijawab oleh Hidayat anggota pemadam yang sedang bertugas silahkan tapi jangan rese," jelas Andia S Rahman.
Merespons teguran tersebut, pelaku melakukan tindakan agresif dengan memaki dan menyiramkan kopi ke arah petugas. Pemukulan dilakukan secara tiba-tiba hingga menyebabkan Hidayat terjatuh di lokasi kejadian.
Kapolsek Pinang, Aiptu Adityo Wijanarko, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah hukum atas laporan yang masuk. Penyelidikan kini difokuskan pada pengumpulan bukti dan keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat pemukulan terjadi.
"Korban sudah membuat laporan polisi, visum juga sudah dilakukan, dan pemeriksaan terhadap korban telah dilaksanakan," kata Adityo Wijanarko, Kapolsek Pinang.
Identitas terduga pelaku yang berinisial A telah dikantongi oleh penyidik berdasarkan keterangan dari tiga orang saksi. Kepolisian telah menjadwalkan tindakan tegas untuk memproses pelaku dalam waktu dekat.
"Terduga pelaku sudah diketahui identitasnya dan akan dilakukan pemanggilan pada Kamis besok," jelas Adityo Wijanarko.