PPIH Siapkan Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua di Bandara Jeddah

PPIH Siapkan Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua di Bandara Jeddah
Foto: Ilustrasi PPIH Siapkan Kedatangan Jemaah Haji Gelombang Kedua di Bandara Jeddah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja Bandara memastikan kesiapan fasilitas untuk menyambut kedatangan perdana jemaah haji gelombang II asal Indonesia. Para jemaah dijadwalkan mulai mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Kamis (7/5/2026) pagi pukul 06.30 waktu setempat.

Kesiapan teknis di lapangan dilaporkan telah mencapai tahap akhir guna menjamin kelancaran alur kedatangan. Dilansir dari Nasional, otoritas terkait telah mematangkan koordinasi di berbagai titik layanan bandara untuk memfasilitasi ribuan jemaah yang akan tiba melalui pintu masuk internasional tersebut.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, memberikan konfirmasi mengenai status terkini persiapan personel dan sarana prasarana pendukung di Jeddah.

"Persentase persiapan sudah 90 persen. Kami siap menyambut jemaah haji gelombang II Indonesia," kata Abdul Basir, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara.

Abdul Basir menjelaskan bahwa terdapat dua skema layanan yang diterapkan bagi jemaah, yakni jalur fast track dan non-fast track. Jemaah pada jalur fast track diarahkan melalui terminal gerbang A untuk langsung menuju bus dalam waktu singkat, sementara layanan kendaraan golf disediakan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

"Ruang tunggu dilengkapi fasilitas AC sehingga memungkinkan mereka beristirahat sejenak," kata Basir.

Pihak penyelenggara menekankan pentingnya efisiensi waktu mengingat tingginya kepadatan lalu lintas penerbangan di Bandara King Abdul Aziz. Oleh karena itu, seluruh jemaah gelombang kedua diinstruksikan untuk sudah mengenakan kain ihram sejak berada di embarkasi asal di Indonesia.

"Ini menjadi sangat penting karena layanan Bandara King Abdul Aziz Jeddah ini sangat padat, semua dituntut serba cepat," kata Basir.

Selain kesiapan transportasi, tim PPIH juga telah menyiapkan infrastruktur kesehatan berupa klinik Pos Kesehatan Haji Indonesia yang berlokasi di dekat gerbang E. Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan penanganan medis pertama bagi jemaah yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

"Klinik dari pemerintah Indonesia, layanan kesehatan tingkat pertama sehingga ada tempat khsusu untuk mengobservasi jemaah kita," kata Basir.

Artikel terkait

Rekomendasi