Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Kembali Normal di Stasiun Bekasi

Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Kembali Normal di Stasiun Bekasi
Foto: Ilustrasi Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Kembali Normal di Stasiun Bekasi.

Seluruh operasional kereta api jarak jauh (KA JJ) dilaporkan telah berjalan normal pada Kamis (30/4/2026) setelah sempat terganggu akibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. Pemulihan layanan ini mencakup pengaturan operasional secara bertahap demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan penumpang.

Dilansir dari Ekonomi, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa meskipun pembatalan jadwal sudah tidak ada, potensi keterlambatan kecil masih mungkin terjadi selama masa pemulihan. Pihak manajemen berupaya memastikan seluruh hak pelanggan tetap terpenuhi di tengah proses normalisasi ini.

ÔÇ£Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian apabila perjalanan masih mengalami kelambatan. KAI terus berupaya agar layanan kembali berjalan lancar dan hak pelanggan tetap terpenuhi,ÔÇØ ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Sebelumnya, gangguan operasional terjadi sejak Senin (27/4/2026) hingga Rabu (29/4/2026) yang memaksa pembatalan sejumlah perjalanan akibat proses evakuasi. Selain kereta jarak jauh, layanan Commuter Line lintas Cikarang juga sudah beroperasi sejak Rabu siang pukul 14.00 WIB.

Data dari KAI Commuter menunjukkan adanya fluktuasi volume penumpang di lintas Cikarang yang mencapai 250.220 orang pada Senin (27/4) dan menurun menjadi 172.826 orang pada Selasa (28/4). Pada hari pertama pengoperasian kembali di Stasiun Bekasi Timur, tercatat sebanyak 884 orang naik dan 3.608 orang turun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda melaporkan kondisi stasiun pada Kamis (30/4/2026) pagi terpantau ramai lancar dengan total 5.705 pengguna jasa hingga pukul 10.00 WIB.

ÔÇ£Angka ini menunjukkan tren normalisasi mobilitas masyarakat di wilayah Bekasi Timur dan sekitarnya yang sangat mengandalkan moda transportasi Commuter Line,ÔÇØ ujar Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter.

Normalisasi jalur Bekasi juga berdampak pada volume pengguna LRT Jabodebek yang sempat melonjak tinggi saat gangguan kereta api terjadi. Pada Selasa (28/4/2026), LRT Jabodebek mencatat rekor 127.089 pengguna, namun angka tersebut mulai menurun seiring pulihnya akses KRL.

Data terakhir pada Kamis (30/4) pukul 15.30 WIB menunjukkan layanan LRT Jabodebek telah dimanfaatkan oleh 79.181 pengguna. Penurunan jumlah penumpang ini menandakan pola pergerakan masyarakat telah kembali terdistribusi ke jalur transportasi reguler di wilayah Bekasi dan Cikarang.

Artikel terkait

Rekomendasi