Kemenhaj Beri Peringatan Keras Terkait Barang Bawaan Jemaah Haji 2026

Kemenhaj Beri Peringatan Keras Terkait Barang Bawaan Jemaah Haji 2026
Foto: Ilustrasi Kemenhaj Beri Peringatan Keras Terkait Barang Bawaan Jemaah Haji 2026.

Kementerian Haji dan Umrah memberikan peringatan tegas kepada jemaah haji terkait kepatuhan terhadap aturan barang bawaan di pesawat pada Rabu (29/4/2026). Hingga hari ke-9 penyelenggaraan haji 2026, tercatat sebanyak 44 ribu jemaah telah tiba di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah.

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, memberikan penegasan bahwa regulasi ini berkaitan erat dengan aspek keamanan selama di udara. Sejumlah barang seperti bahan mudah terbakar, benda tajam, dan cairan di atas 100 mililiter dilarang dibawa ke kabin.

"Kami menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan barang bawaan dalam penerbangan. Hal ini bukan sekadar aturan administratif, tetapi menyangkut keselamatan bersama," kata Hasan Afandi, Kabiro Humas Kementerian Haji dan Umrah.

Hasan juga mengingatkan agar para jemaah tidak bersikap ceroboh dengan menerima titipan barang dari pihak asing. Ketelitian dalam mengemas koper bagasi maupun kabin menjadi poin krusial untuk mencegah kendala teknis saat proses pemeriksaan di bandara.

"Kami juga mengimbau jemaah untuk tidak membawa barang titipan yang tidak diketahui isinya, serta memastikan seluruh barang dikemas sesuai aturan," tegas Hasan.

Data terbaru menunjukkan pergerakan jemaah dari Indonesia menuju Madinah masih berlangsung secara masif. Dilansir dari Detikcom, petugas haji di berbagai embarkasi telah disiagakan untuk mengawal ketertiban proses pemberangkatan hingga jemaah mencapai penginapan.

Data Operasional Keberangkatan Jemaah Haji 2026
Kategori LayananJumlah KloterJumlah Jemaah
Total Keberangkatan122 kloter47.834 jemaah
Ketibaan di Madinah113 kloter44.315 jemaah

Secara keseluruhan, pemerintah mengevaluasi bahwa fase awal kedatangan ini telah memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Koordinasi antarpetugas di titik-titik layanan utama dipastikan terus berjalan optimal untuk melayani puluhan ribu jemaah lainnya.

"Alhamdulillah, secara umum proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan dengan lancar, tertib, dan terlayani dengan baik oleh petugas di seluruh titik layanan," pungkas Hasan.

Artikel terkait

Rekomendasi