Memahami Perbedaan Sejarah Hari Ibu Internasional dan Nasional

Memahami Perbedaan Sejarah Hari Ibu Internasional dan Nasional
Foto: Ilustrasi Memahami Perbedaan Sejarah Hari Ibu Internasional dan Nasional.

Peringatan Hari Ibu Internasional 2026 menjadi momen penting untuk menghormati peran ibu, kasih sayang keluarga, serta kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial masyarakat. Peringatan global yang dikenal sebagai MotherÔÇÖs Day ini dirayakan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Jepang, Singapura, hingga beberapa negara di Eropa dan Asia, seperti dilansir dari Caritahu.

Perayaan global ini umumnya diwarnai dengan pemberian bunga, kartu ucapan, hadiah, hingga momen makan bersama keluarga sebagai bentuk apresiasi kepada sosok ibu. Pada tahun 2026, Hari Ibu Internasional diperingati pada Minggu, 10 Mei 2026, mengikuti tradisi banyak negara yang merayakannya setiap Minggu kedua bulan Mei.

Karena diperingati pada hari Minggu, banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk berkumpul, memberikan kejutan, atau menghabiskan waktu bersama ibu dan keluarga.

Sejarah Hari Ibu Internasional modern berawal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Tokoh yang paling dikenal dalam lahirnya MotherÔÇÖs Day adalah Anna Jarvis.

Anna Jarvis memperjuangkan adanya hari khusus untuk menghormati jasa seorang ibu setelah ibunya meninggal dunia pada 1905. Ia kemudian mengadakan peringatan pertama pada 1908 di sebuah gereja di Grafton, West Virginia, Amerika Serikat.

Perjuangan tersebut akhirnya mendapat pengakuan resmi ketika Presiden Woodrow Wilson menetapkan Hari Ibu sebagai hari nasional pada tahun 1914. Sejak saat itu, MotherÔÇÖs Day diperingati setiap Minggu kedua bulan Mei dan tradisinya menyebar ke berbagai negara dunia.

Awalnya, Hari Ibu Internasional bertujuan untuk menghargai pengorbanan dan kasih sayang ibu dalam keluarga. Namun seiring waktu, peringatan ini juga berkembang menjadi momentum penghormatan terhadap perempuan dan peran ibu dalam kehidupan sosial.

Perbedaan Perayaan Internasional dan Nasional

Meski memiliki nama yang sama, peringatan internasional dan nasional di Indonesia memiliki latar belakang sejarah dan makna yang berbeda.

Tabel Perbandingan Hari Ibu Internasional dan Hari Ibu Nasional Indonesia
AspekHari Ibu InternasionalHari Ibu Nasional Indonesia
TanggalMinggu kedua Mei22 Desember
Fokus utamaMenghormati kasih sayang dan peran ibu dalam keluargaMengenang perjuangan perempuan Indonesia
Asal-usulBasal dari Amerika SerikatBerasal dari Kongres Perempuan Indonesia
Tokoh pentingAnna JarvisOrganisasi perempuan Indonesia
Nuansa perayaanHadiah, bunga, kartu ucapanRefleksi perjuangan dan pemberdayaan perempuan

Sejarah Hari Ibu Nasional Indonesia

Hari Ibu Nasional di Indonesia diperingati setiap 22 Desember. Penetapan tanggal tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang berlangsung di Yogyakarta pada 22 Desember 1928.

Kongres itu menjadi tonggak penting perjuangan perempuan Indonesia dalam bidang pendidikan, hak perempuan, hingga peran sosial dan kebangsaan. Karena itulah, Hari Ibu di Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai penghormatan kepada ibu dalam keluarga, tetapi juga penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

Hari Ibu Nasional kemudian ditetapkan secara resmi oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden pada tahun 1959.

Saat ini, baik Hari Ibu Internasional maupun Hari Ibu Nasional sama-sama menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada ibu. Selain itu, peringatan ini juga mengingatkan pentingnya penghormatan terhadap perempuan, kesetaraan, serta dukungan terhadap peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi