Persaingan pasar ponsel pintar di rentang harga Rp2 hingga Rp3 jutaan semakin ketat dengan kehadiran Vivo Y21d dan OPPO A6x. Kedua perangkat ini menjadi pilihan yang sering membingungkan calon pembeli karena menawarkan spesifikasi yang tampak bersaing di kelasnya.
Dilansir dari Style, kedua ponsel ini sama-sama mengusung baterai berkapasitas besar 6.500 mAh dan layar luas yang terjangkau. Meski demikian, Vivo Y21d dan OPPO A6x memiliki fokus keunggulan yang berbeda untuk menyasar profil pengguna yang beragam.
Vivo Y21d lebih mengedepankan aspek ketahanan fisik serta kualitas fotografi. Di sisi lain, OPPO A6x mencoba menarik minat pengguna melalui performa chipset yang lebih stabil serta kecepatan refresh rate layar yang lebih tinggi.
| Spesifikasi | Vivo Y21d | OPPO A6x |
|---|---|---|
| Layar | 6,68 inci IPS LCD 90Hz | 6,75 inci IPS LCD 120Hz |
| Resolusi | 720 x 1608 piksel | 720 x 1570 piksel |
| Chipset | Unisoc T7225 | Snapdragon 685 |
| RAM & Storage | Hingga 8/128GB | Hingga 6/256GB |
| Kamera Belakang | 50 MP | 13 MP |
| Kamera Depan | 5 MP | 5 MP |
| Baterai | 6.500 mAh | 6.500 mAh |
| Fast Charging | 44W | Tidak disebutkan |
| Ketahanan Air | IP68/IP69 | IP64 |
| Sistem Operasi | Android 15, Funtouch 15 | Android 15, ColorOS 15 |
Ketangguhan Fisik dan Durabilitas
Aspek durabilitas menjadi nilai jual utama bagi Vivo Y21d. Perangkat ini telah dibekali dengan sertifikasi IP68/IP69 yang menjamin ketahanan terhadap debu serta air dalam kondisi ekstrem.
Ponsel milik Vivo ini diklaim mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 6 meter selama durasi 30 menit. Kemampuan ini jauh melampaui OPPO A6x yang hanya memiliki sertifikasi IP64 untuk perlindungan terhadap percikan air dan debu ringan.
OPPO A6x membalas di sektor visual dengan menyematkan layar yang memiliki refresh rate hingga 120Hz. Ukuran panelnya juga sedikit lebih lega, yakni 6,75 inci, dengan tingkat kecerahan maksimal mencapai 1125 nits.
Sebagai perbandingan, Vivo Y21d menggunakan panel IPS LCD dengan refresh rate 90Hz dan tingkat kecerahan 1000 nits. Walaupun tetap mumpuni untuk penggunaan harian, kelancaran navigasi atau scrolling pada OPPO A6x terasa lebih superior.
Performa Chipset dan Efisiensi
Di balik dapur pacunya, OPPO A6x mengandalkan Snapdragon 685 yang dikenal memiliki performa stabil untuk menjalankan aplikasi harian maupun gim populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile pada pengaturan menengah.
Chipset buatan Qualcomm tersebut dinilai lebih efisien dalam mengelola konsumsi daya dibandingkan Unisoc T7225 pada Vivo Y21d. Unisoc T7225 sendiri diposisikan sebagai prosesor yang ditujukan untuk perangkat di kelas entry-level.
Sektor Fotografi dan Pengisian Daya
Vivo Y21d unggul telak pada bagian kamera dengan sensor utama beresolusi 50 MP yang didukung fitur PDAF untuk penguncian fokus cepat. Resolusi ini memungkinkan tangkapan gambar yang lebih detail jika dibandingkan kamera 13 MP milik OPPO A6x.
Meskipun OPPO A6x sudah mampu melakukan perekaman video pada resolusi 1080p 60fps, spesifikasi kameranya cenderung lebih cocok untuk kebutuhan dokumentasi standar tanpa detail yang menonjol.
Untuk urusan pengisian daya, Vivo Y21d kembali memimpin dengan dukungan fast charging 44W. Teknologi ini memungkinkan baterai 6.500 mAh miliknya terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 40 menit.