Penyelam TNI AL Kenang Evakuasi Pesawat Air Asia QZ 8501

Penyelam TNI AL Kenang Evakuasi Pesawat Air Asia QZ 8501
Foto: Ilustrasi Penyelam TNI AL Kenang Evakuasi Pesawat Air Asia QZ 8501.

Dua prajurit TNI Angkatan Laut mengenang pengalaman berat saat menjalankan misi kemanusiaan pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, yang ditayangkan pada Jumat, 13 Februari 2026. Peristiwa kecelakaan pesawat yang terjadi pada 28 Desember 2014 tersebut melibatkan tim penyelam khusus untuk proses evakuasi.

Prajurit yang terlibat dalam misi tersebut adalah Lettu Laut (S) Rajab Suwarno dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) Koarmada II serta Lettu Mar Boflen Sirait dari Detasemen Intai Para Amfibi I/Marinir. Keduanya membagi peran krusial dalam operasi pencarian di dasar laut sebagaimana dilansir dari Nasional.

Lettu Boflen mengemban tugas untuk menemukan bangkai pesawat di kedalaman air, sedangkan Lettu Rajab memiliki tanggung jawab khusus dalam mencari kotak hitam atau black box. Fokus pencarian ini merupakan bagian vital dari investigasi penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Hambatan besar muncul selama pelaksanaan misi akibat kondisi alam yang ekstrem di lokasi kejadian. Tim penyelam harus berhadapan dengan gelombang laut yang tinggi, kekuatan arus bawah air yang kencang, serta cuaca buruk yang terus membayangi area pencarian.

Kegigihan kedua prajurit tersebut dalam melawan kondisi alam yang ganas akhirnya membuahkan hasil dengan tuntasnya tugas evakuasi. Atas dedikasi yang dinilai melampaui batas normal tersebut, para komandan kapal dari berbagai negara yang membantu proses evakuasi memberikan label khusus kepada mereka.

Lettu Laut (S) Rajab Suwarno dan Lettu Mar Boflen Sirait kemudian dijuluki sebagai penyelam "gila" oleh rekan-rekan internasional karena keberanian mereka. Penjelasan mendalam mengenai aksi heroik ini disampaikan melalui tayangan Brigade Podcast pada pertengahan Februari 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi