Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait pengadaan perlengkapan lapangan berupa semir dan sikat sepatu senilai Rp 1,52 miliar yang dialokasikan untuk program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada Jumat (17/4/2026).
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut merupakan bagian dari biaya pendidikan dan pelatihan untuk menyiapkan personel pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dana ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar puluhan ribu peserta selama masa pendidikan lapangan.
"Ini bagian dari perlengkapan pendidikan peserta SPPI," kata Dadan kepada wartawan sebagaimana dilansir dari Detik Health.
Dadan menyebutkan bahwa meskipun anggaran bersumber dari BGN, pelaksanaan pengadaan barang tersebut dikelola oleh Universitas Pertahanan melalui mekanisme swakelola tipe II. Skema ini melibatkan institusi pendidikan militer tersebut untuk menangani proses teknis pembelian perlengkapan peserta.
"Jadi pengadaan ada di Universitas Pertahanan," ujar Dadan, Kepala BGN.
Data realisasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah mencatat pengadaan ini terbagi ke dalam tujuh paket kelengkapan perorangan lapangan. Total nilai kontrak mencapai sekitar Rp 1,52 miliar yang mencakup pembelian semir senilai Rp 1,25 miliar dan sikat semir sebesar Rp 272 juta.
Secara terperinci, harga per unit untuk semir sepatu dipatok sekitar Rp 41.470, sementara sikat semir seharga Rp 10.780. Seluruh perlengkapan tersebut diperuntukkan bagi 30.299 peserta SPPI yang tengah menjalani masa pelatihan lapangan sebagai standar kebutuhan kegiatan.