PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat pertumbuhan jumlah penumpang KA Malabar sebesar 39,9 persen pada Triwulan I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Layanan relasi Bandung-Malang ini telah mengangkut 232.422 pelanggan hingga Sabtu (18/4/2026).
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Travel, jumlah tersebut meningkat drastis dari angka 166.125 pelanggan pada tahun 2025. KA Malabar merupakan satu-satunya layanan kereta api yang menghubungkan Bandung dan Malang secara langsung melalui jalur selatan Jawa sepanjang 779 kilometer.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa rute ini memberikan pengalaman perjalanan yang unik bagi para penumpang. Konektivitas ini menghubungkan dua kota besar dengan karakter berbeda, yakni Bandung yang kreatif dan Malang yang dekat dengan destinasi wisata pegunungan.
"Perjalanan ini menjadi bagian dari pengalaman yang pelanggan nikmati, dari satu kota ke kota lainnya," kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
Layanan ini melintasi berbagai stasiun penting di jalur selatan, termasuk Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, dan Blitar. Penumpang disuguhi pemandangan mulai dari hamparan sawah Priangan Timur hingga terowongan bersejarah.
ÔÇ£Perjalanan dengan kereta api sekarang memberi pengalaman yang berbeda, karena pelanggan bisa menikmati pemandangan yang terus berubah sepanjang jalur selatan, dari sawah, perbukitan, hingga terowongan," ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.
KAI mengoperasikan dua jadwal perjalanan yakni KA Malabar Pagi dan KA Malabar Sore. Armada yang digunakan terdiri dari kelas eksekutif dan ekonomi premium berbahan stainless steel guna menunjang kenyamanan perjalanan jarak jauh yang telah beroperasi sejak 30 April 2010.
Harga tiket untuk kelas ekonomi premium dibanderol mulai dari Rp 260.000 hingga Rp 430.000. Sementara itu, tiket kelas eksekutif tersedia pada kisaran harga Rp 450.000 sampai Rp 730.000 sesuai dengan kebutuhan perencanaan perjalanan masyarakat.
"Kami terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan agar perjalanan antarkota semakin mudah direncanakan dan tetap nyaman untuk berbagai aktivitas,ÔÇØ pungkas Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.