Pemkot Jakarta Pusat Kendalikan Populasi Ikan Sapu-Sapu di Sungai Menteng

Pemkot Jakarta Pusat Kendalikan Populasi Ikan Sapu-Sapu di Sungai Menteng
Foto: Ilustrasi Pemkot Jakarta Pusat Kendalikan Populasi Ikan Sapu-Sapu di Sungai Menteng.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat menjadwalkan pengendalian populasi ikan sapu-sapu di aliran sungai sisi selatan Mal Plaza Indonesia, Menteng, pada Jumat (17/4/2026). Langkah ini dilakukan dengan mengeringkan aliran air mulai pukul 07.00 WIB untuk mempermudah penangkapan ikan serta pengambilan telur-telurnya, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menjelaskan bahwa metode pengeringan dipilih karena penggunaan jaring pada upaya sebelumnya terkendala oleh kondisi lumpur. Teknik ini diharapkan mampu menekan pertumbuhan populasi ikan invasif tersebut secara lebih efektif di sepanjang dinding turap sungai.

"Sebenarnya jaring tetap digunakan juga. Tapi kemarin itu kan antara air terus ada lumpur nih. Jadi enggak mudah juga dia nangkepnya, ikan gampang melarikan diri," ujar Arifin, Wali Kota Jakarta Pusat.

Metode baru ini juga menyasar sarang-sarang ikan yang berada di struktur fisik sungai. Pencarian telur menjadi fokus tambahan agar populasi tidak kembali meledak dalam waktu singkat setelah pembersihan dilakukan.

"Besok (Jumat) kami coba menggunakan metode airnya dikeringin dulu. Ngambilnya juga bisa pakai serokan-serokan saja. Termasuk yang di dalam dinding-dinding turap sungai," jelas Arifin, Wali Kota Jakarta Pusat.

Arifin menyatakan pihaknya masih akan mempelajari penerapan penertiban reguler di lokasi lain. Hal ini dikarenakan setiap aliran sungai di wilayah Jakarta Pusat memiliki karakteristik kedalaman dan struktur yang berbeda-beda.

"Contoh di Kali Pasar Baru misalnya. Kan agak dalam, mungkin polanya apakah dengan jala misalnya. Jadi kita lihat bagaimana kondisi sungainya, jadi cara strateginya akan berbeda-beda," jelas Arifin, Wali Kota Jakarta Pusat.

Program ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa pada Jumat (10/4/2026) yang berhasil menjaring 40 ekor ikan sapu-sapu di saluran Cideng tersebut. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kehutanan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Halimah, mengonfirmasi bahwa seluruh hasil tangkapan sebelumnya telah dimusnahkan.

"Penangkapan untuk pengamanan sungai. Sebab jumlah ikan yang cukup banyak di lokasi berpotensi menarik perhatian masyarakat," tutur Halimah, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat.

Keberadaan koloni ikan berukuran 20 hingga 30 sentimeter ini sempat memicu kerumunan warga dan karyawan di sekitar gerbang selatan Plaza Indonesia. Pantauan di lapangan pada Kamis (16/4/2026) siang menunjukkan puluhan ekor ikan berwarna hitam masih mendominasi dasar sungai.

"Lihat, mereka diem-diem aja. Besar-besar banget ikannya," kata seorang karyawan, kepada rekannya.

Artikel terkait

Rekomendasi