Sejumlah pengemudi ojek online dan kurir dari berbagai wilayah menuntut penghapusan kebijakan tarif murah oleh perusahaan aplikator dalam peringatan Hari Buruh Nasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Aspirasi ini muncul di tengah kerumunan massa yang memadati kawasan Monas untuk menyuarakan kesejahteraan pekerja. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, para pengemudi meminta pengawasan ketat dari pemerintah terhadap regulasi tarif layanan transportasi berbasis aplikasi.
Salah satu pengemudi asal Tangerang, Asep (51), menekankan pentingnya peran otoritas dalam menjaga stabilitas harga layanan agar tidak merugikan mitra pengemudi di lapangan.
"Kami harap pemerintah memperhatikan, mengawasi perusahaan (aplikator). Jadi tidak asal-asalan menurunkan tarif argo," ujar Asep.
Asep menilai skema tarif paket murah yang sering diberlakukan aplikator memberikan dampak negatif pada pendapatan harian mereka sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang nyata.
"Agar diawasi, jangan asal memberikan paket tarif murah. Itu sungguh merugikan kita. Saya dukung pemerintah awasi aplikasi," tuturnya.
Selain layanan penumpang, mekanisme tarif untuk pengantaran barang dan makanan juga menjadi sorotan tajam. Kurir online bernama Jajang (42) menyatakan bahwa upah yang diterima saat ini tidak sebanding dengan beban kerja yang dijalankan.
"Tarif normal Rp 8.500. Untuk tarif slot Rp 6.000. Sementara jemput makanan jauh. Pengantaran juga jauh," ujar Jajang.
Kenaikan biaya operasional, termasuk pembelian bahan bakar minyak, disebut menjadi alasan utama mengapa tarif rendah saat ini dianggap sangat memberatkan ekonomi para kurir.
"Jadi tidak sesuai antara usaha kerja kita sama tarif yang kita dapat. Beli bensinnya lebih banyak juga butuh biaya lebih," lanjutnya.
Jajang mengusulkan agar sistem tarif slot dihilangkan dan diganti dengan skema perhitungan proporsional berbasis jarak per kilometer guna menjamin pemasukan yang lebih layak bagi para mitra.
"Tolong dihapuskan saja tarif slot kalau bisa. Harapan kami pemerintah memperhatikan," tuturnya.
Acara peringatan Hari Buruh di Jakarta ini juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara tiba di lokasi sekitar pukul 08.37 WIB dan langsung disambut oleh ribuan peserta yang memenuhi area dalam serta luar kawasan Monas.