Sejumlah warga lanjut usia (lansia) memadati area Bundaran HI, Jakarta Pusat, untuk mendaftarkan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan ini berlangsung selama acara hari bebas kendaraan bermotor sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.
Fasilitas KLG memberikan akses cuma-cuma bagi 15 golongan masyarakat khusus untuk menggunakan layanan Transjakarta, MRT, dan LRT. Dilansir dari Megapolitan, pendaftaran yang berlokasi di depan Hotel Mandarin Oriental ini terpantau dipenuhi warga yang ingin mengurus administrasi kartu.
Hingga pukul 08.00 WIB, petugas administrasi tercatat telah memanggil nomor antrean ke-125 di tengah kerumunan pendaftar. Meskipun beberapa warga senior sempat mengalami kesulitan saat melakukan pendaftaran mandiri melalui pemindaian kode batang, para petugas di lapangan sigap memberikan bantuan teknis.
Proses pembuatan kartu mengharuskan pemohon mengantre dalam beberapa tahap, mulai dari penyerahan berkas, pengambilan foto, hingga pencetakan kartu. Persyaratan yang wajib dibawa meliputi KTP asli DKI Jakarta, fotokopi KTP, foto diri, serta dokumen pendukung yang membuktikan status pemohon dalam golongan penerima manfaat.
Zainudin (61), salah satu pendaftar asal Kebon Jeruk, menyampaikan apresiasinya atas kecepatan layanan yang ia terima di lokasi tersebut. Ia mengaku mendapatkan nomor antrean 37 setelah tiba di lokasi pendaftaran sejak pagi hari.
"Sudah lama tahu infonya Saya kan tiap minggu CFD. Nah waktu itu saya pikir jadinya enggak langsung. Makanya saya malas kan. Eh ternyata langsung jadi, alhamdulillah sudah dapat," kata Zainudin.
Warga ini hanya perlu menunggu kurang lebih dua jam hingga kartu miliknya siap digunakan untuk menunjang aktivitas mobilitasnya. Zainudin merasa terbantu dengan arahan petugas yang mendampingi setiap tahapan pendaftaran di tenda Dinas Perhubungan.
"Mudah sekali lah, kita semuanya dibantu, daftarnya, fotonya, paling cuma verifikasi aja data di KTP-nya benar atau enggak," ucap Zainudin.
Meskipun sebelumnya jarang menggunakan moda transportasi umum, keberadaan kartu gratis ini memicu keinginannya untuk mengeksplorasi rute-rute perjalanan di ibu kota. Ia berencana memanfaatkan fasilitas tersebut untuk sekadar berwisata atau menikmati perjalanan menuju area bandara.
"Dengan punya ini mungkin kita akan jalan-jalan juga ya, pengin jalan-jalan nyobain rute yang ke Bandara, jalan refreshing sambil lihat pesawat aja," tutur Zainudin.