Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pemulihan total pasokan listrik di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Kamis (23/4/2026) pukul 15.00 WIB. Pemadaman yang terjadi sejak pagi hari tersebut telah ditangani sepenuhnya oleh pihak PLN.
Proses penormalan aliran listrik dilakukan secara bertahap oleh PLN baik melalui sistem kontrol maupun penanganan teknis di lapangan. Gangguan ini pertama kali terdeteksi pada pukul 10.25 WIB sebelum akhirnya berhasil diperbaiki secara menyeluruh, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia menjelaskan kronologi pengaktifan kembali jaringan yang sempat terputus tersebut. Upaya pemulihan tercatat mulai menunjukkan hasil signifikan satu jam setelah insiden terjadi.
"Dan alhamdulillah pemulihan bertahap mulai pukul 11.00 dan sudah sepenuhnya pulih pukul 15.00 WIB," ujarnya kepada detikcom, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan hasil pemetaan dari tim inspektur ketenagalistrikan yang diterjunkan ke lokasi, penyebab utama insiden ini bukan disebabkan oleh defisit daya pada pembangkit. Temuan di lapangan menunjukkan adanya kendala teknis pada infrastruktur penyaluran.
"Kami informasikan bahwa ini murni terjadi karena adanya gangguan pada sistem," kata Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM.
Pemerintah juga memberikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat terkait beredarnya berbagai spekulasi mengenai penyebab mati lampu massal ini. Anggia menekankan pentingnya merujuk pada informasi resmi otoritas terkait.
"Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," katanya Anggia, Juru Bicara Kementerian ESDM.