PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaksanakan pemeliharaan infrastruktur berupa rekonstruksi perkerasan dan pengaspalan di ruas Jalan Tol Jagorawi mulai Senin, 20 April 2026. Langkah ini diambil guna memastikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan kenyamanan bagi para pengendara yang melintas tetap terjaga.
Proses perbaikan jalan ini mencakup rekonstruksi perkerasan serta metode scrapping, filling, dan overlay (SFO) pada titik-titik tertentu. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas, pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk meminimalisir gangguan arus lalu lintas di jalur tersebut.
Pihak pengelola memastikan bahwa akses kendaraan tetap tersedia meskipun terdapat pengerjaan fisik di lapangan. Pengaturan lalu lintas diterapkan dengan mengalihkan kendaraan ke lajur yang tidak terdampak pengerjaan.
"Lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi selama pekerjaan berlangsung, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas," kata Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun.
Untuk rekonstruksi perkerasan arah Jakarta, penutupan dilakukan di lajur 2 KM 18+881 hingga KM 18+801 pada 20-24 April 2026. Area lain yang terdampak adalah lajur 2 KM 26+130 sampai KM 25+969 pada periode 21-25 April 2026.
Akses keluar tol juga mengalami penyesuaian waktu operasional. Lajur 1 Off Ramp Citeureup ditutup pada 20-23 April 2026, sementara lajur 1 Off Ramp Gunung Putri akan ditutup pada 22-25 April 2026.
Pekerjaan SFO untuk arah Ciawi dijadwalkan berlangsung pada 20-27 April 2026 di lajur 2 hingga lajur 4 sekitar KM 18+536 sampai KM 21+000. Kegiatan pengaspalan ini umumnya dilaksanakan pada jam kerja malam, yakni pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Sementara itu, pengerjaan SFO arah Jakarta akan difokuskan pada lajur 3 KM 19+851 hingga KM 19+920. Jadwal pengerjaan untuk titik ini direncanakan berlangsung pada tanggal 25 hingga 26 April 2026.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan menaati rambu-rambu lalu lintas di lokasi pekerjaan. Pengendara disarankan mengatur rute perjalanan dan memastikan saldo kartu elektronik mencukupi untuk kelancaran transaksi di gerbang tol.