Pembeli Mobil Bekas Generasi Muda Kini Lebih Kritis Lakukan Riset

Pembeli Mobil Bekas Generasi Muda Kini Lebih Kritis Lakukan Riset
Foto: Ilustrasi Pembeli Mobil Bekas Generasi Muda Kini Lebih Kritis Lakukan Riset.

Tren perilaku konsumen mobil bekas dari kalangan generasi milenial dan Gen Z dilaporkan semakin kritis dengan melakukan riset mendalam sebelum melakukan transaksi di dealer pada Rabu, 15 April 2026. Sebagian besar calon pembeli kini memulai penelusuran secara daring guna membandingkan spesifikasi serta rekam jejak penjual.

Data yang dilansir dari Detik Oto menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen calon pembeli mengawali proses pencarian unit melalui platform online. Setelah mendapatkan informasi yang cukup mengenai harga pasaran dan kondisi fisik melalui foto, mereka baru mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan unit secara langsung serta uji berkendara.

Kesiapan konsumen dalam menghadapi penjual menjadi poin utama dalam perubahan perilaku pasar otomotif saat ini. Para pembeli tidak lagi sekadar datang tanpa bekal informasi, melainkan sudah membekali diri dengan daftar pertanyaan teknis yang mendetail mengenai unit yang diincar.

"Konsumen sekarang datang ke showroom sudah lebih siap dan lebih kritis. Mereka sudah tahu harga pasaran dan yang paling penting, mereka sudah tahu pertanyaan apa yang harus diajukan," ujar Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk Jany Candra dalam siaran persnya.

Kekhawatiran utama pembeli biasanya berkaitan dengan risiko mendapatkan unit yang pernah terendam banjir, mengalami kecelakaan berat, atau memiliki tunggakan tilang elektronik (ETLE). Untuk mengatasi hal tersebut, Caroline.id menerapkan sistem kepemilikan unit secara mandiri dan melakukan inspeksi pada 150 titik oleh tenaga profesional.

"Membeli mobil bekas dengan garansi 1 tahun bukan lagi sesuatu yang hanya bisa didapatkan dari dealer mobil baru. Konsumen kini punya pilihan yang jauh lebih terlindungi di pasar kendaraan bekas," tambah Jany.

Selain garansi mesin hingga sistem kelistrikan selama satu tahun, tersedia pula jaminan pengembalian dana 100 persen jika ditemukan ketidaksesuaian kondisi dalam lima hari setelah pembelian. Layanan ini mencakup verifikasi keaslian odometer serta validitas dokumen kendaraan untuk memastikan ketenangan bagi para pelanggan.

Saat ini, konsumen dapat memantau lebih dari 600 unit kendaraan yang tersedia melalui situs resmi perusahaan. Transaksi fisik dapat dilakukan di 18 cabang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Karawang, hingga Bandung, yang juga menyediakan layanan tukar tambah dengan proses inspeksi transparan.

Artikel terkait

Rekomendasi