KAI Batalkan Delapan Perjalanan Kereta Api Dampak Kecelakaan Bekasi

KAI Batalkan Delapan Perjalanan Kereta Api Dampak Kecelakaan Bekasi
Foto: Ilustrasi KAI Batalkan Delapan Perjalanan Kereta Api Dampak Kecelakaan Bekasi.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta membatalkan delapan perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini diambil akibat adanya proses penanganan jalur setelah kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Kepadatan calon penumpang terjadi di area layanan pelanggan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, sejak pagi hingga siang hari. Berdasarkan data operasional yang dilansir dari Megapolitan, terdapat lebih dari 130 nomor antrean yang tercatat hingga pukul 13.00 WIB bagi penumpang yang mengurus pengembalian biaya tiket atau refund.

Dari total perjalanan yang dibatalkan, tiga di antaranya merupakan keberangkatan dari Stasiun Gambir. Selain pembatalan, beberapa kereta seperti KA Argo Merbabu tujuan Semarang Tawang dan KA Argo Lawu tujuan Solo Balapan juga mengalami keterlambatan keberangkatan yang diinformasikan melalui pengeras suara stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa pembatalan dilakukan karena masih berlangsungnya normalisasi rangkaian pasca-gangguan perjalanan. Insiden di KM 28+920 Stasiun Bekasi Timur sebelumnya dilaporkan mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

"Ini merupakan bagian dari upaya normalisasi rangkaian guna memastikan perjalanan kereta api selanjutnya dapat berjalan tepat waktu, aman dan lancar," ujar Franoto, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Pihak manajemen memastikan akan memberikan kompensasi penuh bagi calon penumpang yang terdampak gangguan jadwal ini. Fasilitas pengalihan jadwal juga disediakan bagi mereka yang tetap ingin melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian kereta lain.

ÔÇ£Kami memastikan seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian dana secara penuh atau difasilitasi untuk menggunakan perjalanan KA lainnya sesuai ketersediaan,ÔÇØ tambah Franoto, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Salah satu penumpang terdampak, Asrar (34), mengaku baru menerima informasi pembatalan perjalanannya menuju Yogyakarta pada pukul 13.00 WIB melalui pesan WhatsApp. Ia tetap mendatangi Stasiun Gambir meski tiket aslinya berangkat melalui Stasiun Senen untuk mencari kepastian jadwal pengganti.

"Pemberitahuannya lewat WhatsApp. Jadi saya memang baru tahu. Sebenarnya keretanya berangkat dari Senen," tutur Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

Pria yang bekerja di Yogyakarta tersebut berharap mendapatkan penjelasan rinci mengenai kendala teknis yang terjadi karena ia harus segera kembali bekerja pada Kamis pagi. Ia mengkritik efektivitas waktu pemberian informasi kepada pelanggan.

"Tapi karena sedang berada di sekitar Gambir, saya langsung datang ke sini. Ini mau urus refund, sama mau tanya kenapa mendadak dibatalkan," jelas Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

Asrar menekankan bahwa bagi penumpang dengan jadwal kerja ketat, kepastian waktu keberangkatan jauh lebih berharga dibandingkan nilai nominal tiket yang dikembalikan. Keterlambatan informasi menurutnya menghambat penumpang dalam mencari alternatif transportasi lain.

"Ini bukan mengenai masalah rupiah. Ini mengenai masalah waktu. Dan waktu itu sangat sensitif buat kami," jelas Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

KAI menyatakan bahwa proses evakuasi dan perbaikan jalur terus diupayakan agar layanan dapat segera kembali normal. Asrar menyayangkan lambatnya notifikasi resmi kepada para pengguna jasa di tengah situasi darurat tersebut.

"Kami tahu pembatalan perjalanan karena ada musibah. Tapi mestinya diberitahu ke masing-masing calon penumpang sejak pagi," tutur Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

Hingga saat ini, Asrar masih mengantre di loket stasiun dengan harapan bisa mendapatkan tiket keberangkatan malam hari agar tidak terlambat masuk kantor. Ia khawatir kehabisan tiket pengganti karena tingginya volume calon penumpang yang melakukan pembelian langsung di loket.

"Katanya ada untuk jam 21.00 WIB kereta ke Yogya. Saya sebenarnya mau cepet selesaikan refund, tapi antrian masih lama. Sebenarnya mau cepat cek loket tiket," kata Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

Kondisi di ruang tunggu keberangkatan Stasiun Gambir terpantau lebih lengang dibandingkan hari sebelumnya, meski antrean pembelian tiket go show tetap ramai. Asrar berusaha tetap bertahan di stasiun untuk memastikan kepulangannya ke Yogyakarta hari ini.

"Takut nanti sudah habis. Saya usahakan tetap bisa pulang ke Yogyakarta malam ini karena besok sudah masuk kerja pagi," tambah Asrar, calon penumpang KA Jayakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi