Pemadaman Listrik Massal Melanda Sumatra Publik Kritik Manajemen PLN

Pemadaman Listrik Massal Melanda Sumatra Publik Kritik Manajemen PLN
Foto: Ilustrasi Pemadaman Listrik Massal Melanda Sumatra Publik Kritik Manajemen PLN.

Krisis energi berupa pemadaman listrik total secara masif melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra pada Jumat, 22 Mei 2026. Gangguan sistemik penyediaan listrik nasional ini berdampak langsung pada lumpuhnya berbagai aktivitas harian masyarakat setempat.

Dikutip dari Suara, wilayah yang terdampak interupsi pasokan setrum ini membentang dari Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat. Di Kota Medan, kelumpuhan arus listrik memaksa warga memadati pertokoan, warung, dan kedai kopi yang mengoperasikan mesin genset mandiri agar dapat terus beraktivitas.

Merespons situasi tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf resmi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Manajemen perusahaan setrum negara tersebut juga membeberkan indikasi awal yang menjadi penyebab kerusakan sistem kelistrikan itu.

Kendati demikian, jajaran manajemen PLN tidak luput dari kritik tajam. Status perusahaan sebagai pemegang monopoli tunggal penyediaan listrik di Indonesia membuat publik mempertanyakan profesionalisme mereka dalam mengantisipasi risiko kegagalan sistem yang merugikan jutaan pelanggan.

Netizen di media sosial turut menyuarakan tuntutan pertanggungjawaban karena besarnya kerugian yang dialami masyarakat akibat insiden blackout ini.

"Bayar Listrik Telat kena Denda atw gak Meteran dicabut. Giliran Mati Lampu 1 Sumatra, mereka cuma minta maaf doang," tulis salah satu netizen.

Darmawan Prasodjo, yang akrab disapa Darmo, merupakan figur lama di lingkaran elite BUMN energi. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biaya (RUPSLB) di Kantor Kementerian BUMN pada Selasa, 18 Juni 2025, ia kembali dikukuhkan sebagai Direktur Utama PLN untuk ketiga kalinya sejak 2021.

Kiprahnya di struktur kepemimpinan PLN dimulai saat ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama pada Desember 2019. Dua tahun kemudian, tepatnya 6 Desember 2021, ia resmi diangkat menjadi Direktur Utama berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-389/MBU/12/2021.

Posisi strategis tersebut berhasil dipertahankan hingga masa bakti pemerintahan Presiden Joko Widodo berakhir pada Oktober 2024, sebelum akhirnya diperpanjang kembali pada era transisi pemerintahan baru.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Politik

Darmawan lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970. Ia merupakan putra dari pasangan (Alm) Brigadir Jenderal TNI (Hor) Purn Drs. Sadja Moeljoredjo dan Sudarti Sadja, di mana ayahnya pernah memimpin SMA Taruna Nusantara Magelang periode 1994-1998.

Sebagai ekonom energi, Darmawan menghabiskan waktu belasan tahun menimba ilmu di Texas A&M University, Amerika Serikat. Di kampus tersebut, ia meraih gelar sarjana dan magister di bidang ilmu komputer, serta menuntaskan gelar Doktoral (S3) Ekonomi Terapan yang fokus pada tata kelola ekonomi sumber daya alam lewat kolaborasi bersama Duke University pada 2011.

Setelah 15 tahun berkarier di Amerika Serikat, ia kembali ke Indonesia pada 2012 dan aktif di Indonesia Center for Green Economy serta mengajar di Surya University. Ia kemudian terjun ke panggung politik praktis melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pada Pemilu Legislatif 2014, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah yang meliputi Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali, namun gagal melenggang ke parlemen karena kalah perolehan suara dari Puan Maharani.

Meski gagal di legislatif, keahliannya membuat Darmawan ditarik menjadi penasihat inti bidang ekonomi dan energi untuk tim pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Selanjutnya, ia masuk ke lingkaran Istana Kepresidenan sebagai Deputi I di Kantor Staf Presiden (KSP) periode 2015-2019 di bawah komando Luhut Binsar Pandjaitan.

Kedekatan personal dan ideologisnya dengan Presiden ke-7 RI tersebut dituangkan dalam buku biografi kepemimpinan berjudul "Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia" pada tahun 2020, yang juga dirilis dalam versi bahasa Inggris dengan judul "Jokowi and the New Indonesia".

Data Pribadi dan Riwayat Pendidikan Direktur Utama PT PLN (Persero)

Nama Lengkap: Darmawan Prasodjo

Nama Panggilan: Darmo

Tempat, Tanggal Lahir: Magelang, 19 Oktober 1970

Pasangan: Diny Sandra Dewi (Menikah tahun 2006)

Strata 1 (1994): Bachelor of Computer Science ÔÇô Texas A&M University, Amerika Serikat

Strata 2 (2000): Master of Computer Science ÔÇô Texas A&M University, Amerika Serikat

Strata 3 (2011): Doktor Ekonomi Terapan, Ekonomi Sumber Daya Alam ÔÇô Texas A&M University (Kolaborasi dengan Duke University, Amerika Serikat)

Artikel terkait

Rekomendasi