Kepala Presidensi Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdulrahman Al Sudais, meresmikan program pelatihan komunikasi efektif bagi petugas di Madinah pada Rabu (6/5/2026). Inisiatif bertajuk Enchancing Communication Skills with Visitors ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan bagi para pengunjung di Dua Masjid Suci.
Program tersebut menitikberatkan pada pengembangan kemampuan interaksi yang humanis serta penguatan kinerja para petugas di lapangan. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, langkah ini diambil untuk memastikan setiap pengunjung mendapatkan pelayanan yang optimal melalui pendekatan komunikasi yang baik.
"Inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dengan pengunjung Masjidil Haram dan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam berinteraksi dengan mereka." demikian bunyi keterangan Abdulrahman Al Sudais, Kepala Presidensi Urusan Keagamaan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Penekanan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kesiapan profesional menjadi fokus utama dalam arahan Al Sudais. Kebijakan ini juga selaras dengan komitmen pemerintah Arab Saudi dalam menjaga standar kualitas dan keunggulan kinerja institusional di lingkungan tempat suci umat Islam.
Peningkatan kesiapan petugas ini menjadi krusial mengingat jadwal perjalanan haji jemaah Indonesia mencatat puncak ibadah haji akan jatuh pada 26 Mei 2026. Alur pergerakan jemaah menuju Arafah direncanakan mulai berlangsung sejak 25 Mei 2026.
Pihak berwenang juga menerapkan aturan ketat mengenai intensitas ibadah sebelum masa puncak untuk menjaga stamina para jemaah. Hal ini dilakukan guna mencegah kelelahan fisik yang berlebihan sebelum rangkaian inti ibadah haji dimulai di Armuzna.
Erti Herlina selaku Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) dan KBIHU Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah menjelaskan bahwa terdapat pembatasan jumlah pelaksanaan umrah mandiri bagi jemaah sebelum puncak haji tiba.
"sebelum Armuzna jemaah hanya diperbolehkan melaksanakan umrah sunnah maksimal tiga kali." pungkas Erti Herlina, Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) dan KBIHU Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Makkah.