Pedagang Tahu Kritis Usai Tertabrak Mobil Berstiker SPPG di Bekasi

Pedagang Tahu Kritis Usai Tertabrak Mobil Berstiker SPPG di Bekasi
Foto: Ilustrasi Pedagang Tahu Kritis Usai Tertabrak Mobil Berstiker SPPG di Bekasi.

Seorang pedagang tahu berinisial S (36) mengalami luka berat di bagian kepala dan belum sadarkan diri usai tertabrak mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Kalimantan Raya, Bekasi Timur, Selasa. Korban kini menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa, Bekasi Timur, dilansir dari Megapolitan.

Kondisi kesehatan korban yang masih kritis dikonfirmasi oleh pihak keluarga saat ditemui di rumah sakit. S merupakan warga yang sudah menjalankan usaha dagang tahu di lokasi kejadian selama setahun terakhir sebelum peristiwa nahas tersebut menimpa dirinya.

"Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar. Saya cuma minta doanya saja," ujar kakak korban, Sunendar.

Pihak keluarga mengaku pertama kali mendapatkan informasi mengenai kecelakaan ini dari tetangga saat sedang berada di wilayah Jakarta Timur. Kabar tersebut segera ditindaklanjuti dengan mendatangi fasilitas kesehatan tempat korban dievakuasi.

"Saya cuma dikasih tahu kalau adik saya masuk rumah sakit karena kecelakaan. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini," kata Sunendar.

Tim medis rumah sakit saat ini masih melakukan observasi menyeluruh terhadap kondisi fisik korban. Penanganan medis lanjutan akan diputuskan berdasarkan perkembangan kesehatan S dalam beberapa waktu ke depan.

"Katanya sudah ditangani semua. Tinggal menunggu perkembangan kondisi korban," ujar Sunendar.

Terkait penyelesaian insiden ini, Sunendar menyatakan sudah menjalin komunikasi dengan pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan. Pihak pemilik mobil berstiker SPPG telah menyampaikan komitmen mereka untuk bertanggung jawab secara penuh.

"Mereka sudah meminta maaf dan mengatakan akan menanggung semuanya," kata Sunendar.

Kecelakaan ini sebelumnya dilaporkan melibatkan satu unit mobil yang menabrak dua gerobak pedagang di depan gerai Alfamart. Insiden tersebut mengakibatkan empat orang luka-luka, termasuk sopir mobil, satu penumpang pria, pedagang tahu, dan seorang pedagang ayam goreng.

Dampak benturan menyebabkan kerusakan signifikan pada kendaraan dan peralatan dagang di lokasi. Kaca depan mobil pecah dan sisi kirinya penyok, sementara berbagai etalase, kursi, serta alat masak milik pedagang dilaporkan hancur berserakan di jalanan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali belum memberikan keterangan resmi maupun rincian identitas lengkap para korban yang terlibat.

Artikel terkait

Rekomendasi