Pedagang Es Keliling Asal Cirebon Berangkat Haji Hasil Menabung Puluhan Tahun

Pedagang Es Keliling Asal Cirebon Berangkat Haji Hasil Menabung Puluhan Tahun
Foto: Ilustrasi Pedagang Es Keliling Asal Cirebon Berangkat Haji Hasil Menabung Puluhan Tahun.

Ili (62), seorang pedagang es mung-mung keliling di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada Selasa, 19 Mei 2026. Keberangkatan ini menjadi puncak dari perjuangan panjang Ili yang telah menyisihkan penghasilan dagangnya selama puluhan tahun.

Dilansir dari Detikcom, warga Jalan Dewi Sartika ini berhasil melunasi biaya haji dengan menyisihkan uang antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per hari. Usaha es tradisional yang ia rintis sejak datang ke Cirebon tanpa modal tersebut kini membuahkan hasil membahagiakan bagi dirinya dan sang istri, Yayah (49).

Ili menceritakan bahwa perjalanan hidupnya di Cirebon dimulai dari kondisi yang sangat sulit saat mengikuti jejak kakaknya untuk merantau.

"Datang ke Cirebon dulu tidak bawa apa-apa, susah sekali. Ikut kakak. Tapi alhamdulillah bisa nabung sedikit demi sedikit, dari Rp 10.000 sampai Rp 20.000 dari sisa dagang," tutur Ili.

Niat untuk berangkat haji telah tertanam kuat di benak pria ini sejak tahun 2005. Meski jumlah tabungannya fluktuatif mengikuti hasil penjualan harian, Ili tetap disiplin menyisihkan uang demi impian tersebut.

"Kalau ada lebih, Rp 50.000 disisihkan. Kadang musim hujan cuma Rp 30.000, kalau ramai bisa sampai Rp 500.000," katanya.

Sebagai pedagang yang menjajakan es seharga Rp2.000 hingga Rp5.000, ia mengakui tantangan terbesar adalah kondisi cuaca yang sering memengaruhi omzet harian.

"Kalau musim hujan sedih, kadang untuk makan saja susah. Tapi tetap diniatkan, alhamdulillah selalu ada jalan," ujarnya.

Keuletan Ili sempat membawanya sukses mengelola 19 karyawan pada tahun 2010 dan memperluas jangkauan dagangnya menggunakan motor. Setelah menabung selama bertahun-tahun, ia akhirnya resmi mendapatkan nomor porsi haji pada tahun 2013.

"Bahagia sekali, seperti orang-orang lain, seperti bos-bos. Padahal saya cuma jualan es," ucap Ili.

Menjelang keberangkatannya ke Baitullah bulan depan, Ili berharap ibadah yang akan dijalankannya dapat memberikan dampak positif bagi seluruh anggota keluarganya.

"Mudah-mudahan anak cucu, keluarga, dan teman-teman juga bisa ke Baitullah," harap Ili.

Artikel terkait

Rekomendasi