Pedagang Buah Korban Tabrak Lari di Duren Sawit Maafkan Pelaku

Pedagang Buah Korban Tabrak Lari di Duren Sawit Maafkan Pelaku
Foto: Ilustrasi Pedagang Buah Korban Tabrak Lari di Duren Sawit Maafkan Pelaku.

Kamilin Azzarngi (62), seorang pedagang buah yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Laksamana Malahayati, Duren Sawit, menyatakan telah memberikan maaf kepada pihak pelaku pada Kamis (7/5/2026). Keputusan tersebut diambil setelah perwakilan keluarga pengemudi menemuinya saat menjalani perawatan medis.

Dilansir dari Megapolitan, insiden kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (3/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raya Kalimalang dekat Halte Agraria. Kamilin yang sedang mendorong gerobak buah di zebra cross ditabrak oleh mobil Pajero yang dikemudikan oleh sosok berinisial LPR.

Kamilin mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pihak keluarga pelaku sudah terjalin meskipun ia tidak bertemu langsung dengan sang pengemudi. Pertemuan tersebut dilakukan oleh kakak dari pelaku saat Kamilin masih berada di RS Polri Kramat Jati.

"Keluarganya sudah saya maafin, sudah ada komunikasi. Kalau yang menabrak saya sih enggak ketemu, yang nemuin saya keluarganya, kakaknya. Minta maaf, ya udah saya maafin," ungkap Kamilin saat ditemui di rumah kontrakannya di kawasan Pondok Bambu, Kamis (7/5/2026).

Pria yang sudah merantau dan berdagang di Jakarta sejak tahun 2000 ini menjelaskan alasannya untuk berdamai dengan keadaan. Ia mengaku telah kembali ke rumah kontrakannya pada Rabu (6/5/2026) setelah sempat dirujuk ke RS Polri dari RS Harum.

"Ya udah ikhlas lah. Kalau enggak diikhlasin, saya juga kepengin pulang nanti kelamaan ke sini. Kan semua perkara kan harus diurusin, kalau enggak dimaafin kelamaan," ujarnya.

Kondisi fisik Kamilin pasca-kecelakaan meliputi luka robek pada bagian kepala, memar di wajah, serta patah tulang pada ibu jari tangan kanan. Akibat kejadian tersebut, gerobak dagangannya juga mengalami kerusakan parah setelah dihantam kendaraan yang melaju dari arah barat ke timur.

Terkait masa depannya, Kamilin menyebut ada tawaran dari pihak pemerintah untuk melanjutkan usahanya di kampung halaman. Rencananya, ia akan pulang ke Jawa Tengah bersama kakaknya, Muhammad Kaprawi, dalam waktu dekat.

"Kemarin katanya ada perwakilan dari Kementerian Sosial yang bilang biar saya dagang di kampung saja. Saya bilang kalau ada modal mau saja, tapi saya enggak minta-minta," katanya.

Hingga saat ini, belum dapat dipastikan durasi Kamilin akan menetap di kampung halamannya di Jawa Tengah. Kejadian tabrak lari itu sendiri sempat menarik perhatian publik karena pelaku tidak berhenti untuk menolong korban setelah tabrakan terjadi.

Artikel terkait

Rekomendasi