PT Patra Jasa melaporkan perolehan pendapatan sebesar Rp5,5 triliun sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar Senin (4/5) di Jakarta. Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 17 persen dibandingkan periode sebelumnya sekaligus melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Dilansir dari Suara, lonjakan performa finansial ini dipicu oleh kontribusi masif dari berbagai lini bisnis perusahaan. Sektor pengembangan properti atau Property Development menjadi penyumbang utama setelah berhasil menuntaskan sejumlah proyek strategis yang dijadwalkan selesai pada tahun tersebut.
Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 di Yudistira Ballroom, Patra Jasa Office Tower ini dihadiri langsung oleh dewan komisaris, jajaran direksi, serta para pemegang saham. Laporan keuangan audited menunjukkan efisiensi pengelolaan biaya tetap terjaga meski volume bisnis mengalami kenaikan signifikan.
Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi penugasan secara optimal. Strategi kehati-hatian dalam aspek finansial menjadi kunci utama pertumbuhan yang sehat bagi perseroan.
"Pertumbuhan yang melampaui target ini menunjukkan bahwa setiap unit bisnis memiliki daya tahan dan kemampuan untuk terus berkembang di tengah dinamika industri. Kami juga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan biaya agar sejalan dengan pertumbuhan pendapatan," ujar Fadjar Djoko Santoso, Pj. VP Corporate Secretary PT Patra Jasa.
Manajemen menyatakan bahwa keberhasilan menjaga rasio keuangan yang stabil akan menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan pasar di masa mendatang. Patra Jasa kini fokus pada peningkatan nilai aset dan penguatan portofolio bisnis untuk menjaga standar layanan bagi pemangku kepentingan.